Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8070 • Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM – Seorang warga Desa Unggulino, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe, Harsian, terpaksa memilih pulang setelah menjalani penanganan di RSUD Kabupaten Konawe selama dua hari.

Harsian sebelumnya dibawa ke rumah sakit pada Senin (5/10/2026) untuk mendapatkan penanganan medis akibat insiden kebakaran yang dialaminya. Namun, hingga Selasa sore (6/10/2026), ia disebut belum memperoleh ruang rawat inap.

Setelah menunggu selama hampir dua hari tanpa mendapatkan kepastian ruang perawatan, Harsian bersama keluarganya akhirnya memutuskan meninggalkan RSUD Kabupaten Konawe dan kembali ke rumah pada Selasa sore.

Keputusan tersebut diambil setelah keluarga menilai Harsian membutuhkan kepastian terkait penanganan lanjutan, terutama untuk mendapatkan ruang perawatan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Keluarga juga mempertanyakan proses pelayanan yang diterima Harsian. Pasalnya, sejumlah pasien yang datang pada Senin (5/10/2026) disebut telah mendapatkan ruang perawatan lebih dahulu.

Atas kondisi tersebut, keluarga berharap pihak rumah sakit dapat memberikan perhatian terhadap persoalan ketersediaan ruang rawat inap. Mereka juga berharap masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis dapat memperoleh penanganan secara layak dan tepat waktu.

Sementara itu, petugas IGD RSUD Kabupaten Konawe memberikan penjelasan mengenai kondisi tersebut. Pihak rumah sakit menyebut ketersediaan ruang perawatan menjadi salah satu kendala dalam proses pelayanan pasien.

Meski belum mendapatkan ruang rawat inap, Harsian disebut tetap memperoleh penanganan medis selama berada di IGD RSUD Kabupaten Konawe.

“Sudah ada ruangannya tersedia ini hari Selasa, tapi pasien sekarang sudah berkemas lebih memilih untuk pulang, jadi bukan tanggung jawab kami,” ujar petugas IGD RSUD Kabupaten Konawe.

Harsian akhirnya memilih meninggalkan rumah sakit pada Selasa sore dan kembali ke kediamannya di Desa Unggulino. Keputusan tersebut diambil setelah dirinya menjalani penanganan selama hampir dua hari tanpa mendapatkan ruang rawat inap.

Persoalan ini menjadi perhatian keluarga pasien, terutama terkait ketersediaan ruang perawatan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di RSUD Kabupaten Konawe.

Di tempat terpisah, media juga berupaya mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Direktur BLUD RSUD Kabupaten Konawe, dr. H. Romi Akbar, Sp.An-TI, Subsp. TI(K), FCTA, MARS. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.

Hampir Dua Hari Tak Dapat Ruang Rawat Inap, Pasien Kebakaran di RSUD Konawe Pilih Pulang

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .