
FAKTA1.COM, KONAWE— Sejumlah warga lakukan aksi penutupan jalan di Jalan poros Kendari – Morosi, tepatnya di Desa Mendikonu Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sultra. Selasa (17/12/2024).
Aksi penutupan jalan tersebut diduga terkait permasalahan lahan yang belum tuntas antara pemilik lahan dengan Kementrian PUPR Balai Sulawesi Tenggara.
Dalam wawancara media dengan Kapolsek Bondoala IPDA Fuad membenarkan hal tersebut.
- Hadiah Umrah Milad Unismuh Makassar Tak Berlaku Bagi Pejabat Kampus
- Di Balik SPMB, Cerita Siswa di Jakarta, Tangerang dan Bogor Masuk Sekolah Tak Lagi Satu Jalur
- Berita Terkini Tahun Baru Islam di Pinrang Sulsel, Bupati Ajak Warga Hijrah ke Arah yang Lebih Baik
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Ia mengatakan, terkait permasalahan tersebut pihak Polsek Bondoala dan Polsek Sampara lakukan mediasi antara kedua pihak.
“Iya benar, lokasinya di Desa Medikonu perbatasan antara Kecamatan Morosi dan Kecamatan Sampara” ucap Ipda Fuad saat dikonfirmasi.
“Dan kami bersama Kapolsek Sampara tadi sudah melakukan mediasi langsung di lokasi, ada dari PUPR dan juga pemilik
Usai mediasi, akses jalan yang sempat ditutup tersebut akhirnya bisa kembali dilewati.
“jadi mediasi tadi kami usulkan ke pemilik lahan untuk membuat surat pengaduan, kemudian akan dilakukan mediasi lanjutan bersama pihak ketiga dalam hal ini PUPR” Kata IPDA Fuad menambahkan
- Hadiah Umrah Milad Unismuh Makassar Tak Berlaku Bagi Pejabat Kampus
- Di Balik SPMB, Cerita Siswa di Jakarta, Tangerang dan Bogor Masuk Sekolah Tak Lagi Satu Jalur
- Berita Terkini Tahun Baru Islam di Pinrang Sulsel, Bupati Ajak Warga Hijrah ke Arah yang Lebih Baik
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Disebutkan, ada dua orang pemilik lahan yang terlibat dalam persoalan lahan ini yaitu SY dan AR masing-masing adalah warga Kecamatan Morosi dan Kecamatan Sampara.
Menuntut penyelesaian lahan, yang kini telah menjadi jalan lintas antar Kabupaten Kota tersebut. (q’L)








Tinggalkan Balasan