
PALU, FAKTA1.COM— Dema UIN Datokarama Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng terkait kenaikan pajak 12 persen pada hari Jum’at.
Massa aksi yang terdiri dari sekitar puluhan mahasiswa itu berhasil masuk sampai ke dalam kantor DPRD Sulteng.
“Aksi ini kami lakukan pure UIN Datokarama Palu secara independen, penolakan yang kami lakukan sejalan dengan hasil kajian internal kami selama dua malam berturut-turut,” tutur Alamsyah selaku Korlap aksi pada Jum’at (27/12/2024).

Massa aksi datang dengan membawa beberapa tuntutan sebagaimana hasil kajian yang telah mereka lakukan.
“Tuntutan aksi kali ini berupa penolakan terhadap naiknya pajak yang akan terhitung
- Sidrap Belum Menyerah, Gowa Memimpin Klasemen Porsenijar Sulsel 2026, Selisih Medali Masih Tipis
- Warga Baringeng Awalnya Kira Cuma Tempelan Biasa, Stiker Ini Ternyata Bikin Ayah-Ayah Tak Lagi Merokok di Dalam Rumah
- Botol Bekas di Baringeng Disulap Jadi Bunga dan Gantungan Kunci, Anak-Anak Dusun Takku Antusias Belajar
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Namun, aksi yang dipimpin Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Datokarama Palu berakhir dengan sangat mengecewakan.
“Kedatangan kami tidak sesuai ekspektasi, dari 55 angggota DPRD Sulteng tak seorangpun yang datang untuk berkantor, hari ini kami menyatakan bahwa anggota DPRD Sulteng memakan gaji buta,” Ucap Alamsyah saat wawancara pada Jum’at (27/12/2024).
- Sidrap Belum Menyerah, Gowa Memimpin Klasemen Porsenijar Sulsel 2026, Selisih Medali Masih Tipis
- Warga Baringeng Awalnya Kira Cuma Tempelan Biasa, Stiker Ini Ternyata Bikin Ayah-Ayah Tak Lagi Merokok di Dalam Rumah
- Botol Bekas di Baringeng Disulap Jadi Bunga dan Gantungan Kunci, Anak-Anak Dusun Takku Antusias Belajar
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Unjuk rasa berakhir damai dan terus dilanjutkan secara bertahap apabila pemerintah tetap memaksakan kenaikan pajak 12 persen.








Tinggalkan Balasan