
PALU, FAKTA1.COM— Dema UIN Datokarama Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulteng terkait kenaikan pajak 12 persen pada hari Jum’at.
Massa aksi yang terdiri dari sekitar puluhan mahasiswa itu berhasil masuk sampai ke dalam kantor DPRD Sulteng.
“Aksi ini kami lakukan pure UIN Datokarama Palu secara independen, penolakan yang kami lakukan sejalan dengan hasil kajian internal kami selama dua malam berturut-turut,” tutur Alamsyah selaku Korlap aksi pada Jum’at (27/12/2024).

Massa aksi datang dengan membawa beberapa tuntutan sebagaimana hasil kajian yang telah mereka lakukan.
- Remaja di Lalabata Riaja Soppeng Bikin Teman-Temannya Kaget, Penyakit yang Sering Dianggap Maag Biasa Ternyata Bisa Sebabkan Ini
- Siswa SMP di Soppeng Diajari Racik Minuman Herbal Sendiri, Bahannya Ternyata Ada di Dapur Rumah
- Ternyata Bukan Setelah Bayi Lahir, Awal Mula Stunting di Soppeng Bisa Dimulai dari Kebiasaan Ini
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Tuntutan aksi kali ini berupa penolakan terhadap naiknya pajak yang akan terhitung
Namun, aksi yang dipimpin Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Datokarama Palu berakhir dengan sangat mengecewakan.
“Kedatangan kami tidak sesuai ekspektasi, dari 55 angggota DPRD Sulteng tak seorangpun yang datang untuk berkantor, hari ini kami menyatakan bahwa anggota DPRD Sulteng memakan gaji buta,” Ucap Alamsyah saat wawancara pada Jum’at (27/12/2024).
Unjuk rasa berakhir damai dan terus dilanjutkan secara bertahap apabila pemerintah tetap memaksakan kenaikan pajak 12 persen.
- Remaja di Lalabata Riaja Soppeng Bikin Teman-Temannya Kaget, Penyakit yang Sering Dianggap Maag Biasa Ternyata Bisa Sebabkan Ini
- Siswa SMP di Soppeng Diajari Racik Minuman Herbal Sendiri, Bahannya Ternyata Ada di Dapur Rumah
- Ternyata Bukan Setelah Bayi Lahir, Awal Mula Stunting di Soppeng Bisa Dimulai dari Kebiasaan Ini
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan