
SIDRAP, FAKTA1.COM— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif membaur dengan jajaran dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Monumen Ganggawa (Mogan) dan Hutan Kota, Pangkajene, Jumat (21/8/2026).
Sejak pagi, Syaharuddin bersama jajaran terkait melakukan pembersihan dan penataan di sejumlah titik kawasan Mogan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan ruang publik yang menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan bersantai.
- Mengapa Sidrap Disebut Bumi Nene Mallomo? Kisah Keadilan yang Membuat Namanya Abadi
- Mengapa Namanya Pinrang? Ada Kisah Raja Sawitto dan Perubahan di Balik Nama Kabupaten Ini
- Mengapa Enrekang Disebut Massenrempulu? Ternyata Bukan Sekadar Nama, Ada Sejarah Lima Kerajaan di Baliknya
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Syaharuddin tidak hanya memantau kegiatan, tetapi turut berbaur bersama petugas dalam membersihkan dan menata kawasan.
Suasana gotong royong pun terlihat saat jajaran pemerintah daerah bersama-sama bekerja membersihkan sejumlah bagian kawasan Mogan.
Kerja bakti melibatkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Maritengngae, Dinas Perhubungan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut dilakukan
Syaharuddin menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian kawasan secara berkelanjutan.
Menurutnya, menjaga ruang publik merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran pemerintah dan masyarakat.
- Mengapa Sidrap Disebut Bumi Nene Mallomo? Kisah Keadilan yang Membuat Namanya Abadi
- Mengapa Namanya Pinrang? Ada Kisah Raja Sawitto dan Perubahan di Balik Nama Kabupaten Ini
- Mengapa Enrekang Disebut Massenrempulu? Ternyata Bukan Sekadar Nama, Ada Sejarah Lima Kerajaan di Baliknya
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Ini tempat kita bersama. Kita tata dan bersihkan agar semakin rapi, nyaman, dan enak dipandang. Pemerintah turun langsung, tetapi masyarakat juga harus ikut menjaga,” ujar Syaharuddin.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan. Pemerintah daerah bersama jajaran terkait berkomitmen melanjutkan penataan kawasan Mogan agar tetap menjadi ruang publik yang bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.(*)









Tinggalkan Balasan