
HST, FAKTA1.COM—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemungutan dan Penghitungan Suara pada Pemilihan 2024. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Dwi Warna, Jln. Brigjen H. Hasan Baseri, Kelurahan Barabai Selatan, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Minggu (24/11).
Apel siaga ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Bawaslu HST, Nurul Huda, S.Pd, Kordiv Penanganan dan Pelanggaran Data Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, M. Radini, SHI, MH, Dandim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa, S.Hub.Int, M.Han, serta perwakilan dari Polres HST, Kejaksaan Negeri HST, Kemenag HST, dan seluruh komisioner serta anggota Bawaslu HST. Selain itu, hadir pula Panwascam dan PKD se-Kabupaten HST serta perwakilan TTPS dari masing-masing kecamatan.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu HST, Nurul Huda, S.Pd, menekankan pentingnya kesiapan dalam mensukseskan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Ia mengingatkan semua pihak untuk memastikan tidak ada kecurangan, seperti mobilisasi pemilih, pemilih yang tidak berhak, serta netralitas petugas KPPS. Nurul Huda juga mengajak pengawas pemilihan untuk tanggap dan memberikan saran perbaikan agar proses pemungutan suara berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.
.katasulsel-trending-unique{ background: linear-gradient(135deg, #1e90ff 0%, #ff7f50 100%); padding:20px; margin:30px 0; border-radius:12px; color:#fff; font-family:Arial, sans-serif; } .katasulsel-trending-unique-title{ font-weight:700; font-size:18px; margin-bottom:16px; text-transform:uppercase; text-align:center; letter-spacing:1px; } .katasulsel-trending-unique-item{ display:flex; align-items:center; margin-bottom:12px; transition: transform 0.2s; background: rgba(255,255,255,0.1); padding:8px; border-radius:8px; } .katasulsel-trending-unique-item:hover{ transform: translateX(4px); background: rgba(255,255,255,0.2); } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:80px; height:55px; object-fit:cover; border-radius:6px; margin-right:12px; flex-shrink:0; } .katasulsel-trending-unique-item div{flex:1; min-width:0;} .katasulsel-trending-unique-item a{ color:#fff; font-weight:600; text-decoration:none; } .katasulsel-trending-unique-item a:hover{text-decoration:underline;} .katasulsel-trending-unique-meta{ font-size:11px; color:#eee; margin-top:2px; } @media screen and (max-width:768px){ .katasulsel-trending-unique-item{ flex-direction:row; } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:60px; height:40px; margin-right:10px; } .katasulsel-trending-unique-title{font-size:16px;margin-bottom:12px;} }
- Heboh di Dairi! Pria yang Mengaku Dibegal Rp297 Juta Ternyata Rekayasa, Polisi: Uang Perusahaan Habis Main Judol
- Rp1 Miliar ke Kas Negara, Kasus Kosmetik Berbahaya Mira Hayati di Makassar
- Rp1 Miliar Tunai di Meja Kejati Sulsel, Akhir Babak Panjang Kasus Kosmetik Berbahaya Hj. Mira Hayati
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Nurul Huda juga mengingatkan tentang potensi pelanggaran dan praktik kecurangan yang dapat merusak demokrasi, seperti kampanye yang dilakukan secara terang-terangan maupun tertutup. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk melawan praktik-praktik tersebut dan siap melakukan pembelaan jika terjadi pelanggaran.
Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa saat ini hanya tinggal tiga hari sebelum pelaksanaan pemilihan. Ia mengajak semua pihak untuk melaksanakan tugas dengan semangat, menjaga netralitas, dan melakukan sinergi antar instansi dengan baik agar tugas pengawasan dapat dilaksanakan dengan optimal.
Apel siaga ini merupakan langkah awal dalam memastikan pemilihan yang bersih, transparan, dan demokratis di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam pengawasan dan menjaga integritas pemilu demi masa depan yang lebih baik.
(pen1002hst).
- Heboh di Dairi! Pria yang Mengaku Dibegal Rp297 Juta Ternyata Rekayasa, Polisi: Uang Perusahaan Habis Main Judol
- Rp1 Miliar ke Kas Negara, Kasus Kosmetik Berbahaya Mira Hayati di Makassar
- Rp1 Miliar Tunai di Meja Kejati Sulsel, Akhir Babak Panjang Kasus Kosmetik Berbahaya Hj. Mira Hayati
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan