
SURABAYA, FAKTA1.COM – Lintasan atletik kembali menjadi saksi bisu lahirnya talenta emas dari Bumi Nenek Mallomo. Pelari muda berbakat asal Kabupaten Sidrap, Erina Afifah Al Magfi, sukses mencuri perhatian publik nasional setelah tampil dominan dalam ajang bergengsi Kejuaraan Atletik Jawa Timur Open 2026.
Berlaga di Lapangan Atletik Oentoeng Poedjadi, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 1-3 Mei 2026, Erina tampil dengan determinasi tinggi sejak garis start. Turun di nomor bergengsi 400 meter kategori U-18, ia berhasil melesat meninggalkan lawan-lawannya dan keluar sebagai yang tercepat.
Tidak hanya sekadar naik ke podium tertinggi, Erina juga berhasil mempertajam catatan waktu pribadinya (personal best) menjadi 62,63 detik. Pencapaian ini kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu prospek atletik masa depan yang patut diperhitungkan di kancah nasional.
Simbol Pemuda Berkarakter: Kecepatan dan Nilai “Saromase”
Kegemilangan Erina di Surabaya seolah melengkapi narasi prestasinya yang luar biasa. Selain tangguh di lintasan lari, sosok Erina belakangan ini kian dikenal luas setelah berhasil menyabet predikat sebagai Juara 1 Saromase.
Perpaduan antara keunggulan fisik di lintasan atletik dan kualitas karakter
Apresiasi Khusus dari Bupati Sidrap
Prestasi gemilang yang diraih di Kota Pahlawan tersebut langsung mendapat atensi khusus dari Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Bupati Sidrap H.Syaharuddin Alrif ( SAR ) menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Erina yang telah mengharumkan nama daerah.
“Capaian Erina adalah bukti nyata bahwa dengan disiplin dan semangat pantang menyerah, anak muda Sidrap mampu berbicara banyak di level kompetisi yang tinggi. Ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sidrap,” ungkap Bupati dalam keterangan resminya.
Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di Bumi Nenek Mallomo untuk terus mengasah potensi.
Keberhasilan Erina bukan sekadar tentang medali, melainkan tentang pesan bahwa dengan kerja keras, anak daerah mampu menaklukkan panggung nasional.
Penulis: Fery Sirajuddin








Tinggalkan Balasan