Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6501 Lihat semua

Fakta1.com — Hari kerja aparatur sipil negara (ASN) berubah di tengah ancaman krisis energi global. Jadwal masuk kantor ASN dipertimbangkan hanya pada Senin, Rabu, dan Jumat saja demi menyelamatkan stok BBM nasional.

Pemerintah saat ini mempersiapkan opsi perombakan total jam kerja ASN. Salah satu opsi paling logis untuk memangkas konsumsi BBM nasional tanpa harus mengorbankan urusan rakyat.

Perombakan hari kerja masuk kantor juga diterapkan di sejumlah negara, seperti Filipina menyikapi eskalasi konflik di Timur Tengah akibat perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Perubahan hari kerja dengan masuk kantor hanya pada Senin-Rabu-Jumat dapat mengurangi penggunaan BBM. Selain hari-hari tersebut, ASN dapat kerja di mana saja alias Work From Anywhere (WFA).

Dengan membatasi kehadiran fisik hanya tiga hari dalam seminggu, pemerintah menargetkan pemotongan arus lalu lintas kendaraan dinas maupun pribadi hingga 40 persen. Kebijakan init bertujuan untuk memastikan cadangan energi tetap aman di tengah situasi dunia yang tidak menentu akibat perang di beberapa negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diprediksi akan mendapatkan “napas” tambahan dari skema ini.

Berdasarkan analisis data, jika pergerakan 4 juta ASN dikurangi secara drastis, negara berpotensi mengamankan anggaran hingga triliunan rupiah setiap bulannya. Dana yang biasanya terbakar di jalan raya ini nantinya dapat dialokasikan untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat luas.

Namun, pemerintah menyadari bahwa pengurangan hari kerja fisik bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan tepat.

Oleh karena itu, skema hari kerja Senin-Rabu-Jumat ini mengusung misi barter waktu.

Meski hari kerja di kantor berkurang, durasi pelayanan pada hari tersebut akan diperpanjang secara signifikan guna menjamin tidak ada satu pun berkas administrasi rakyat yang mandek.

Presiden Prabowo menilai banyak negara mengambil sikap dampak dari perang Amerika-Israel Vs Iran. Salah satu opsi masuk akal dengan melakukan penghematan konsumsi BBM yang semakin sulit di tengah kondisi perang.

Prabowo menyebut salah satu ide yang ada dibenaknya ialah mengatur cara kerja ASN dengan bekerja dari rumah.

Jika ASN dapat bekerja dari rumah, dengan jumlah ASN yang besar di Indonesia, itu dapat menghemat BBM dalam jumlah yang besar juga.

“Bekerja dari rumah. Kita efisiensi. Berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang besar. Umpamanya ASN dan pejabat tidak usah ke kantor. Mengurangi macet dan melaksanakan penghematan BBM besar-besaran,” katanya.

Inisiatif lain yang ditawarkan Prabowo selain melakukan penghematan dengan

ASN bekerja dari rumah ialah mengatur kembali hari kerja ASN seIndonesia.

“Mengatur hari kerja pun dapat kita pertimbangkan. Dan langkah-langkah penghematan lainnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, skema hari kerja Senin-Rabu-Jumat ini mengusung misi barter waktu.

Meski hari kerja di kantor berkurang, durasi pelayanan pada hari tersebut akan diperpanjang secara signifikan guna menjamin tidak ada satu pun berkas administrasi rakyat yang mandek.

Presiden Prabowo menilai banyak negara mengambil sikap dampak dari perang Amerika-Israel Vs Iran. Salah satu opsi masuk akal dengan melakukan penghematan konsumsi BBM yang semakin sulit di tengah kondisi perang.

Prabowo menyebut salah satu ide yang ada dibenaknya ialah mengatur cara kerja ASN dengan bekerja dari rumah.

Jika ASN dapat bekerja dari rumah, dengan jumlah ASN yang besar di Indonesia, itu dapat menghemat BBM dalam jumlah yang besar juga.

“Bekerja dari rumah. Kita efisiensi. Berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang besar. Umpamanya ASN dan pejabat tidak usah ke kantor. Mengurangi macet dan melaksanakan penghematan BBM besar-besaran,” katanya.

Inisiatif lain yang ditawarkan Prabowo selain melakukan penghematan dengan ASN bekerja dari rumah ialah mengatur kembali hari kerja ASN seIndonesia.

“Mengatur hari kerja pun dapat kita pertimbangkan. Dan langkah-langkah penghematan lainnya,” jelasnya.

Prabowo meminta para menteri agar segera melakukan pembahasan secara serius dan tepat untuk mengambil kebijakan apa yang dapat dilakukan untuk melakukan penghematan BBM.

Prabowo menilai pengaturan hari kerja yang lebih fleksibel dapat menjadi instrumen fiskal yang ampuh untuk menekan konsumsi BBM nasional. Jika frekuensi perjalanan pegawai ke kantor berkurang dalam seminggu, maka jutaan liter bahan bakar dapat dihemat secara kumulatif setiap bulannya.

Hal ini menandakan bahwa sistem kerja 5 hari yang selama ini berlaku bisa saja berubah menjadi skema yang lebih dinamis sesuai dengan kebutuhan efisiensi energi nasional di tahun 2026 ini.

Prabowo meminta para menteri untuk tidak main-main dalam merumuskan kebijakan ini.

Ia memerintahkan jajaran Menko untuk segera melakukan pemikiran mendalam (brainstorming) guna mencari formula terbaik yang tidak mengorbankan kualitas layanan publik namun mampu memberikan dampak nyata pada penghematan kas negara.

Penghematan BBM besar-besaran melalui penataan birokrasi adalah langkah “harga mati” yang harus ditempuh demi menjaga kedaulatan energi nasional. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.