
SIDRAP, FAKTA1.COM— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Dhuafa Centre Muhammadiyah di Bojoe, Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (30/9/2026).
Pembangunan pusat layanan sosial dan kemanusiaan milik Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidrap itu ditujukan untuk pemberdayaan kaum dhuafa, fakir miskin, serta kegiatan dakwah.
Syaharuddin menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap pembangunan tersebut.
Menurutnya, kehadiran Dhuafa Centre sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama antara ulama, umara, dan masyarakat. Kolaborasi ketiga unsur tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Semoga dengan adanya bangunan ini bisa menjadi sentral agar supaya orang miskin di Sidrap semakin turun,” kata Syaharuddin.
Ia menyebut angka kemiskinan di Sidrap pada 2024 sebesar 5,4 persen atau sekitar 18.000 orang. Setelah berbagai upaya dilakukan, angka tersebut menjadi 4,4 persen atau sekitar 15.000 orang.
Menurutnya, penanganan kemiskinan dapat dilakukan dengan menyelesaikan persoalan masyarakat melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perdagangan.
Syaharuddin juga menyinggung kondisi masyarakat di Arawa. Di lingkungan Patommo atau Lingkungan 2 tersebut terdapat 39 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 180 orang.
Ia berharap pembangunan Dhuafa Centre dapat menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Pemerintah, Muhammadiyah, dan masyarakat, kata dia, perlu bersama-sama mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan.
“Target saya angka kemiskinan terendah di seluruh Pulau Sulawesi. Caranya, anak-anak dikasih kuliah agar berhasil,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga menyampaikan rencana perbaikan jalan dan lorong di Kecamatan Watang Pulu.
Sejumlah titik yang disebut antara lain Toddang Bojo hingga Batu Pute, Bojoe, Uluale, dan Bangkae. Perbaikan lorong-lorong tersebut direncanakan pada tahun depan.
Ketua PDM Sidrap Samsu Tang mengatakan pembangunan Dhuafa Centre tersebut dapat terlaksana setelah H. Muh. Yafid mewakafkan tanahnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Ia berharap pembangunan pusat layanan yang disebut sebagai 24 Center tersebut berjalan lancar dan menjadi langkah awal bagi Muhammadiyah dalam menghadirkan ruang pemberdayaan masyarakat.
“Insyaallah dengan berdirinya 24 Center ini bukan hanya anak-anak yang diberdayakan, tapi termasuk masyarakat kita yang betul membutuhkan bimbingan dan penguatan,” kata Samsu.
Ia menambahkan, tempat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Sidrap.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Syamsuddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Bachtiar, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Dinas Kesehatan, Ishak Kenre, serta Kabag Kesra Syamsuddin.
Tampak pula para rektor universitas se-Sidrap, Camat Watang Pulu, kepala desa/lurah se-Kecamatan Watang Pulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Sidrap.
Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan sumbangan pembangunan gedung Dhuafa Centre Muhammadiyah.(*)








Tinggalkan Balasan