Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8046 • Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM — Polemik bagi hasil plasma sawit dan persoalan lahan yang mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Konawe, Kamis (1/10/2026), mendapat tanggapan dari Humas dan Legal PT Utama Angrindo Mas (UAM), Arif Budiman, S.P., M.PWK.

Dalam RDP tersebut, Arif mengatakan penyaluran bagi hasil plasma dilakukan melalui koperasi sesuai kesepakatan bersama. Sementara rincian dana bagi hasil dibahas dalam pertemuan bulanan.

“Pembagian hasil plasma disalurkan melalui koperasi yang telah menjadi kesepakatan bersama. Untuk rincian dana bagi hasil, perusahaan selalu mengadakan pertemuan bulanan,” jelasnya.

Terkait lahan milik Alimuddin, termasuk yang disebut telah dimitrakan melalui almarhum Muslimin, Arif mengatakan pihak perusahaan telah melakukan pertemuan dan mediasi dengan pihak terkait.

“Perusahaan akan memfasilitasi agar persoalan tersebut mendapatkan titik temu,” ujarnya.

Mengenai data dan peta lahan yang menjadi bagian pembahasan RDP, Arif mengatakan pihaknya masih perlu memastikan secara detail titik lahan yang dipersoalkan.

Data dan peta tersebut, kata dia, akan disiapkan dan dibawa dalam pembahasan RDP lanjutan sehingga persoalan dapat dilihat berdasarkan dokumen yang dimiliki masing-masing pihak.

“Data peta perusahaan akan kami lampirkan pada pertemuan selanjutnya,” katanya.

Saat diwawancarai usai RDP, Arif kembali menegaskan bahwa PT UAM tidak menutup diri terhadap proses klarifikasi maupun pembahasan yang dilakukan DPRD. Menurutnya, perusahaan siap memberikan penjelasan dan menunjukkan dokumen yang berkaitan dengan kerja sama plasma maupun persoalan lahan.

Ia mengatakan, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan data yang jelas agar tidak terjadi perbedaan pemahaman di antara para pihak.

“Prinsipnya kami terbuka. Kami siap memberikan data yang diperlukan agar persoalan ini dapat dibahas berdasarkan dokumen dan fakta yang ada,” tegas Arif.

Ia menambahkan, PT UAM juga siap mengikuti pembahasan lanjutan bersama DPRD dan pihak-pihak terkait guna mencari titik temu atas persoalan yang dipersoalkan dalam RDP.

“Kami akan mengikuti proses selanjutnya dan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Humas PT UAM Angkat Bicara soal Polemik Plasma dan Lahan di RDP DPRD Konawe

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .