
KONAWE, FAKTA1.COM – Koordinator Hubungan Masyarakat (Humas) PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Bahar, kembali berhasil melakukan pendekatan persuasif dan negosiasi dengan sejumlah masyarakat yang melakukan aksi pemalangan jalan di Desa Tani Indah, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat (6/11/2026).
Aksi pemalangan tersebut sempat menyebabkan akses kendaraan terhenti dan mengganggu kelancaran aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi. Masyarakat melakukan aksi tersebut menyusul adanya insiden kendaraan yang hampir menabrak salah seorang warga Lalimbue Jaya.
Dalam keterangannya kepada media melalui sambungan telepon WhatsApp, Bahar menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat dirinya usai melaksanakan patroli dan melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan di kawasan Jati, kemudian dalam perjalanan kembali menuju perusahaan.
Namun, di tengah perjalanan, ia melihat sejumlah kendaraan bermotor yang digunakan masyarakat untuk melakukan aksi pemalangan jalan.
Melihat kondisi tersebut, Bahar kemudian mendatangi lokasi untuk mengetahui secara langsung persoalan yang menjadi penyebab masyarakat melakukan aksi pemalangan.

Setibanya di lokasi, Bahar berkomunikasi dengan sejumlah warga dan mendapatkan informasi bahwa aksi tersebut dipicu oleh adanya kendaraan yang hampir menabrak salah seorang warga Lalimbue Jaya saat melintas di kawasan tersebut.
Mengetahui persoalan tersebut, Bahar kemudian mengambil langkah dengan melakukan pendekatan komunikasi dan negosiasi secara langsung kepada masyarakat. Ia berupaya mendengarkan aspirasi warga sekaligus mencari solusi agar persoalan tidak semakin berkembang dan akses jalan dapat kembali dibuka.
Melalui komunikasi dan negosiasi yang dilakukan, akhirnya masyarakat bersedia membuka akses jalan yang sebelumnya dipalang. Dengan demikian, kendaraan yang sempat tertahan dapat kembali melintas dan aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut kembali berjalan normal.
Dalam kesempatan itu, Bahar menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat, khususnya terkait keselamatan pengguna jalan, harus menjadi perhatian bersama. Ia juga meminta agar seluruh kontraktor yang beraktivitas di kawasan perusahaan turut mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Bahar secara khusus mengimbau seluruh kontraktor agar mengingatkan para sopir kendaraan operasional, terutama kendaraan yang sering melakukan aktivitas bongkar muat di kawasan Jetty, untuk mengurangi kecepatan saat melintas di setiap titik persimpangan maupun perempatan jalan.
Menurutnya, kejadian hampir tertabraknya warga Lalimbue Jaya hingga berujung pada aksi pemalangan harus menjadi perhatian serius agar tidak kembali terulang.
Karena itu, seluruh kontraktor diharapkan dapat menyampaikan imbauan tersebut kepada para sopir masing-masing, sehingga setiap pengemudi lebih berhati-hati, tidak mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat ketika melintasi jalan yang juga digunakan warga untuk beraktivitas.
Bahar menilai, komunikasi dan koordinasi yang baik antara masyarakat, pihak perusahaan, serta seluruh kontraktor sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif. Aktivitas operasional perusahaan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan hak dan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri.
Penyelesaian aksi pemalangan melalui pendekatan dialog tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan di lapangan perlu disikapi dengan komunikasi yang baik, keterbukaan, dan kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Masyarakat pun berharap agar imbauan kepada seluruh kontraktor dan sopir kendaraan operasional benar-benar ditindaklanjuti, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi dan hubungan baik antara masyarakat dengan pihak perusahaan tetap terjaga.(*)






Tinggalkan Balasan