
FAKTA1.COM, SIDRAP — Wisuda perdana Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (Unisan Sidrap) yang seharusnya menjadi momen penuh haru dan kebanggaan justru dibayangi duka.
Sebanyak 70 mahasiswa resmi diwisuda pada Selasa, 22 April 2025, namun sosok penting yang semestinya turut bersuka cita LS, dosen Fakultas Ekonomi tak terlihat sama sekali.
LS, yang diketahui menjadi korban dugaan pemerkosaan di lingkungan kampus, memilih tak menghadiri momen bersejarah tersebut.
Yudisium yang digelar sehari setelah laporan kasusnya masuk ke polisi pun berlangsung tanpa kehadirannya.
- Pelarian 2 Bulan Berakhir di Apartemen Makassar, Emak-Emak Pencuri Emas Malah Mengamuk Saat Ditangkap
- Kabur 2 Bulan dari Samarinda, Emak-Emak Pencuri Gelang 50 Gram Berakhir di Apartemen Makassar
- Dikira Transaksi Biasa, Pertemuan Dua Pria di Sidrap Ternyata Jadi Jebakan Polisi
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Padahal, wisuda kali ini merupakan perayaan angkatan pertama setelah transformasi STIE Ichsan menjadi universitas.
“Iye kak, saat wisuda ibu (LS) sudah tidak terlihat di kampus,” ujar salah satu mahasiswa yang enggan
Ia juga membenarkan bahwa kasus yang menimpa LS telah jadi bahan pembicaraan hangat di kalangan mahasiswa, bahkan kronologi kejadian hingga laporan polisi telah beredar luas di grup WhatsApp kampus.
- Pelarian 2 Bulan Berakhir di Apartemen Makassar, Emak-Emak Pencuri Emas Malah Mengamuk Saat Ditangkap
- Kabur 2 Bulan dari Samarinda, Emak-Emak Pencuri Gelang 50 Gram Berakhir di Apartemen Makassar
- Dikira Transaksi Biasa, Pertemuan Dua Pria di Sidrap Ternyata Jadi Jebakan Polisi
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Laporan resmi LS telah diterima Polres Sidrap pada 11 April 2025 dengan nomor LPB/202/IV/2025/SPKT/RES SIDRAP/POKDA SULSEL.
LS mengaku baru berani melapor setelah mendapat dukungan penuh dari keluarganya, menyusul tekanan dan ancaman dari terduga pelaku.
Kini, ketidakhadiran LS menjadi simbol luka di balik toga-toga yang berkibar sebuah ironi dalam hari yang seharusnya membahagiakan. (Fers)









Tinggalkan Balasan