
Fakta1.com, Solok, Nasional – Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm, Apt, menerima kunjungan Plt Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Solok, Irwan Suhandra, S.Kep, M.M, untuk membahas upaya pemberantasan dan penanggulangan narkoba di daerah tersebut.
Dalam pertemuan itu, Ivoni Munir, S. Farm, Apt yang akrab disapa Mak Poni menegaskan, DPRD siap mendukung setiap program BNN demi terwujudnya Kabupaten Solok yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, sejalan dengan motto Solok Bersinar (Solok Bersih dari Narkoba). Menurutnya, sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah nagari, kecamatan, pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, hingga masyarakat, sangat dibutuhkan agar pencegahan narkoba berjalan optimal.
Sementara itu, Plt Kepala BNNK Solok, Irwan Suhandra, menyampaikan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, pihaknya terus mendorong program Inovasi Berbasis Masyarakat (IBM) yang melibatkan pemangku kebijakan di tingkat nagari, baik melalui sosialisasi, edukasi, maupun pemberdayaan masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Ivoni Munir, S. Farm, Apt menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Solok akan mendorong kebijakan anggaran yang berpihak pada program pencegahan narkoba, khususnya melalui kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan. “Kita harus selamatkan generasi penerus dari bahaya narkoba,” ujar alumnus Fakultas Farmasi FMIPA Universitas Andalas ini.
- Sidrap, Fokus Perbaikan Drainase Jalan Nasional, Wabup Nurkanaah Turun Cek Titik Rawan Genangan
- Ganggawa Jadi Panggung Serangan Total, Bone FC Hancurkan AJK FC Enrekang Tanpa Perlawanan Berarti
- Bone FC Tampil Brutal di Ganggawa, AJK FC Enrekang Dipaksa Tunduk Tanpa Balas di Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Mak Poni juga menambahkan, DPRD siap membantu penguatan program BNN melalui usulan pokok pikiran, salah satunya untuk pengadaan sarana alat tes narkoba. Ia berharap, langkah-langkah konkret BNNK Solok dapat semakin diperkuat dengan dukungan seluruh stakeholder, termasuk wali nagari, BPN, DPRD, dan pemerintah daerah.
“Dengan sinergi yang solid, kita yakin upaya penanggulangan narkoba di Kabupaten Solok dapat berjalan lebih efektif,” pungkasnya.
Penulis: Haris Pranatha








Tinggalkan Balasan