
KONAWE — Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, mengapresiasi capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-12 yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Konawe atas laporan keuangan daerah.
Menurut I Made, capaian tersebut mencerminkan adanya perbaikan dan konsistensi dalam tata kelola keuangan daerah, termasuk pengawasan terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ini patut diapresiasi karena menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” kata I Made Asmaya, Selasa (26/5/2026).
Politikus PDI Perjuangan itu menilai, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 kali berturut-turut menjadi indikator bahwa pengelolaan anggaran di Kabupaten Konawe berjalan sesuai mekanisme dan prinsip kehati-hatian.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa opini WTP bukan semata-mata target administratif. Menurut dia, capaian tersebut
“WTP bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang dikelola benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
I Made menegaskan DPRD Konawe akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar tetap tepat sasaran, efektif, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Kami di DPRD akan terus memastikan setiap penggunaan APBD dilakukan secara transparan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Konawe,” katanya.
Ia berharap capaian opini WTP tersebut dapat terus dipertahankan dengan tetap mengedepankan integritas, akuntabilitas, serta komitmen terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan.








Tinggalkan Balasan