SIDRAP, FAKTA1.COM — Kontingen Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) secara resmi bertolak menuju Kabupaten Bone dan Wajo untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Pelepasan kontingen dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Jalur Dua SKPD, depan Kantor Bupati Sidrap, Sabtu (7/11/2026).

Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, jajaran pejabat OPD, para camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.

Prosesi pelepasan ditandai secara simbolis melalui penyerahan bendera pataka Kabupaten Sidenreng Rappang dari Bupati kepada Ketua Kontingen, yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah, Andi Rahmat Saleh. Suasana pelepasan berlangsung hangat dan membakar semangat usai para atlet mengumandangkan yel-yel penyemangat kontingen.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa bangganya terhadap para atlet pilihan yang mendapat kehormatan membawa nama daerah. Ia menekankan agar para atlet senantiasa menjaga nama baik keluarga dan Kabupaten Sidrap di pentas olahraga tertinggi tingkat provinsi tersebut.

“Anak-anakku semua, hari ini kalian bukan hanya berangkat sebagai atlet, tetapi kalian berangkat sebagai duta Kabupaten Sidenreng Rappang. Bawa nama baik Sidrap, jaga nama baik orang tua, jaga nama baik daerah kita,” tegas Syaharuddin.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan Sidrap dalam Porprov XVIII bukan sekadar partisipasi formalitas, melainkan momentum penting untuk mengukur keberhasilan pembinaan olahraga daerah. Syaharuddin mengingatkan jajaran ofisial agar memberikan pendampingan penuh dari awal hingga seluruh rangkaian pertandingan usai.

Pengalaman pada Porprov 2022 di Kabupaten Sinjai—saat Sidrap berada di peringkat ke-24—diharapkan menjadi bahan evaluasi agar capaian tahun ini melonjak signifikan.

“Kita berangkat hari ini bukan hanya untuk mengikuti pembukaan. Saya minta seluruh ofisial dan penanggung jawab menunggu anak-anak kita bertanding, memberikan pendampingan maksimal, dan mengawal mereka sampai membawa prestasi ke Sidrap,” tambahnya.

Bupati mendongkrak motivasi para atlet dengan mengingatkan bahwa dari puluhan ribu anak muda di Sidrap, hanya sekitar 350 atlet terpilih yang berkesempatan berlaga. Untuk itu, ia mematok target realistis namun ambisius, yakni menembus jajaran 10 besar klasemen akhir. Sebagai wujud apresiasi, Pemkab Sidrap menyiapkan bonus khusus serta sertifikat bagi para peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

“Anak-anak, catatkan diri kalian di Sidenreng Rappang. Tahun 2022 kita berada di posisi paling rendah, tetapi sekarang kita harus masuk 10 besar,” pesannya optimistis.

Sementara itu, Ketua Kontingen Andi Rahmat Saleh melaporkan bahwa Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 secara tersebar di dua kabupaten tuan rumah, Bone dan Wajo.

Pada perhelatan kali ini, Kontingen Sidrap menerjunkan perwakilan di 24 cabang olahraga (cabor). Sebanyak 15 cabor dipertandingkan di Kabupaten Wajo dan sembilan cabor lainnya di Kabupaten Bone. Seluruh atlet tercatat telah menempuh pemusatan latihan intensif selama dua bulan penuh sejak September 2026.

Dukungan anggaran pelaksanaan kontingen bersumber dari APBD Kabupaten Sidrap TA 2026, sponsor, partisipasi mitra kerja, OPD, serta internal cabang olahraga masing-masing. Kontingen Sidrap mematok target perolehan minimal 10 medali emas demi mewujudkan cita-cita mendongkrak peringkat olahraga daerah di kancah Sulawesi Selatan.