
KONAWE, FAKTA1.COM — Semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa kuat di Kabupaten Konawe. Lima hari pasca-perayaan kemerdekaan, halaman Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe mendadak meriah oleh gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Kantor BNNK Konawe menggelar ajang kebersamaan yang mempertemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) BNNK Konawe dengan jajaran pimpinan dan staf BPR Bahteramas Konawe. Berlangsung penuh keakraban dan sportivitas, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Konawe, Kompol (PNB) H. B. Tira Wijaya, A.Md., S.H.
Aksi Seru dan Perlombaan Penuh Kekompakan
Berbagai permainan sederhana namun menuntut kerja sama tim disiapkan untuk mencairkan suasana. Sedikitnya terdapat tujuh rangkaian permainan seru yang diperlombakan, di antaranya:
- RSUD Massenrengpulu Enrekang Semarakkan HUT RI dengan Lomba, Tenaga Medis Adu Kompak
- Senam Bersama Warga Binaan, Karutan Sidrap Berikan Motivasi untuk Terus Berubah Lebih Baik
- Saat Camel Petir Turun ke Jalan, Ratusan Nasi Boks Berpindah Tangan di Depan Kantah BPN Tangerang
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
- Lempar bola dan bola keranjang
- Estafet karet dan karet selang
- Sedotan Pop Ice, permainan piring, serta memecahkan balon
- Lempar air dan memecahkan plastik es batu
- Estafet bedak, gelas cup, hingga mengambil kartu di dalam tepung
Sorak-sorak dukungan dari para suporter mewarnai jalannya setiap pertandingan. Setelah melalui persaingan yang sengit dan penuh canda tawa, ASN BNNK Konawe akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang umum dalam ajang kebersamaan tersebut.
Sinergi Kuat Lawan Narkoba Sejak 2025
Lebih dari sekadar ajang olahraga rekreasi dan hiburan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan antarlembaga. Sekaligus, membangun komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN).
Kepala BNNK Konawe, Kompol H. B. Tira Wijaya, mengungkapkan bahwa sinergi antara instansinya dan BPR Bahteramas telah terjalin erat sejak Juli 2025 lalu.
“Sinergi ini sudah terjalin kurang lebih sejak Juli 2025. Memang kita terus bersinergi dengan BPR Bahteramas. Di mana ada kegiatan BPR Bahteramas, di situ pun kami ada. Dan sebaliknya, di mana ada kegiatan kami, BPR Bahteramas pun ikut terlibat,” ujar Kompol
Bentuk nyata kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial semata. Kompol Tira memberikan apresiasi tinggi kepada BPR Bahteramas yang turut aktif menyebarkan pesan antinarkoba kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
- RSUD Massenrengpulu Enrekang Semarakkan HUT RI dengan Lomba, Tenaga Medis Adu Kompak
- Senam Bersama Warga Binaan, Karutan Sidrap Berikan Motivasi untuk Terus Berubah Lebih Baik
- Saat Camel Petir Turun ke Jalan, Ratusan Nasi Boks Berpindah Tangan di Depan Kantah BPN Tangerang
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Salah satu wujud dukungan konkret tersebut terlihat pada peluncuran program SIMPEL (Simpanan Pelajar) oleh BPR Bahteramas. Di dalam buku tabungan program tersebut, disematkan pesan khusus bertuliskan “Indonesia Sehat Tanpa Narkoba.”
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan yang sangat berarti bagi kami. Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPR Bahteramas,” tambahnya.
Merdeka dari Ancaman Narkoba
Dalam pandangannya, esensi kemerdekaan di usia yang ke-81 tahun ini tidak lagi sekadar dimaknai sebagai terbebasnya bangsa dari penjajahan fisik semata. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diartikan sebagai upaya membebaskan masyarakat dari berbagai ancaman modern yang merusak masa depan bangsa, terutama bahaya narkotika.
“Jadi kita bukan hanya merdeka dalam arti dari penjajahan secara sesungguhnya, tetapi kita juga merdeka dari penjajahan perdagangan narkoba ini,” tegasnya.
Kompol Tira mengingatkan bahwa perang melawan narkoba tidak mungkin dimenangkan jika hanya dikerjakan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan BNNK, lembaga keuangan, pemerintah, institusi pendidikan, hingga elemen masyarakat secara menyeluruh.
“Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus bersinergi dan bersama-sama membangun kesadaran masyarakat. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif,” pesannya.
Melalui kemeriahan di halaman Kantor BNNK Konawe tersebut, sebuah pesan penting kembali ditegaskan: kemerdekaan sejati adalah ketika generasi muda bangsa tidak hanya lepas dari belenggu masa lalu, tetapi juga aman dan merdeka dari cengkeraman ancaman narkoba. (/)









Tinggalkan Balasan