
KONAWE, – Aktivitas malam akhir pekan di sejumlah titik wilayah Kabupaten Konawe mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Demi mencegah aksi premanisme, balap liar hingga berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Konawe menggelar patroli besar-besaran melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Sabtu malam (31/10/2026).
Operasi yang dipimpin langsung Kapolres Konawe, AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si., tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mempersempit ruang gerak pelaku gangguan keamanan yang berpotensi meresahkan masyarakat.
Tak sekadar patroli biasa, kegiatan cipta kondisi (Cipkon) ini menyasar sejumlah kawasan yang dinilai rawan menjadi lokasi balap liar, tawuran remaja, hingga pelanggaran lalu lintas.
Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di Markas Komando (Mako) Polres Konawe sekitar pukul 22.00 Wita.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan agar setiap personel menjalankan tugas secara maksimal, tetap mengedepankan pendekatan humanis, serta tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan.
Usai apel, kekuatan personel dibagi menjadi empat regu. Masing-masing bergerak menyisir sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Konawe.
Sasaran patroli meliputi kawasan Inolobunggadue Central Park (ICP), depan Tugu Anoa Kelurahan Tumpas, Jalan 40 KM Kelurahan Asinua, hingga kawasan Tugu Adipura Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha.
Di sejumlah lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun aktivitas masyarakat yang dicurigai berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Balap liar, tawuran antarremaja, penggunaan knalpot brong, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkotika, hingga potensi tindak kriminalitas menjadi perhatian utama dalam operasi tersebut.
Hasilnya, sebanyak 49 unit kendaraan roda dua berhasil diamankan dalam rangkaian penertiban. Dari jumlah tersebut, 40 kendaraan dikenakan tindakan tilang, sementara sembilan kendaraan lainnya diberikan teguran sesuai jenis pelanggaran yang ditemukan.
Angka tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan ketertiban berlalu lintas masih membutuhkan perhatian bersama, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk tidak menggunakan jalan raya sebagai arena kebut-kebutan.
Patroli kemudian ditutup dengan apel konsolidasi yang kembali dipimpin Kapolres Konawe sekitar pukul 01.30 Wita. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pengecekan personel dan evaluasi pelaksanaan tugas di lapangan.
Meski berlangsung hingga dini hari, seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman dan situasi wilayah hukum Polres Konawe tetap kondusif.
Kapolres Konawe menegaskan, patroli dan kegiatan cipta kondisi akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah keterlibatan generasi muda dalam aksi balap liar, tawuran, konsumsi minuman keras, maupun aktivitas lain yang dapat membahayakan keselamatan.
Pesannya jelas, menjaga keamanan Konawe bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar ruang publik tetap aman dan nyaman.
Polres Konawe hadir, patroli diperketat, dan ketertiban menjadi tanggung jawab bersama.







Tinggalkan Balasan