
SURABAYA -Sejumlah massa yang menamakan diri “Arek Suroboyo” menggeruduk kantor ormas Madas pada 26 Desember 2025. Protes ini merupakan reaksi atas tindakan oknum yang diduga mengusir paksa Nenek Elina (80 tahun) dan meratakan rumahnya di wilayah Dukuh Kuwukan, Surabaya.
Ratusan Arek Suroboyo mendatangi kantor DPC ormas Madas di Jalan Marmoyo, Surabaya, Jumat (26/12/2025). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan praktik premanisme yang dinilai telah merusak citra Kota Pahlawan.
Dengan mengendarai sepeda motor, ratusan warga Surabaya tersebut menyuarakan penolakan terhadap ormas Madas yang dianggap kerap membuat kegaduhan. Massa menegaskan, Surabaya bukanlah kota preman dan tidak mentoleransi tindakan
- Qatar Tahan Swiss 1-1, Duel Taktik Keras Warnai Laga Grup B Piala Dunia 2026
- Rival Asia Moto3 2026 Memanas, Veda Ega Pratama vs Hakim Danish: Siapa Calon Bintang MotoGP Masa Depan Sebenarnya?
- Australia Bikin Kejutan, Turki Dipaksa Pulang Tanpa Poin di Laga Grup D Piala Dunia 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Salah satu perwakilan Arek Suroboyo, Purnama, menyampaikan kedatangan mereka bertujuan memberikan pesan tegas kepada ormas Madas serta kepada pemerintah.
Kita meminta bubarkan ormas yang membuat gaduh. Usut tuntas kasus kekerasan yang tidak mencerminkan kemanusiaan dengan mengusir nenek berumur 80 tahun bernama Elina Widjajanti. Dan meminta pemerintah harus lebih selektif dalam memberikan izin terhadap ormas agar tidak menimbulkan sentimen buruk terhadap masyarakat. Terutama masyarakat lokal,” tegas Purnama.
(Redho)








Tinggalkan Balasan