
MEDAN, FAKTA1.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan berhasil meringkus seorang pengedar narkotika jenis sabu yang kerap beroperasi di kawasan bantaran rel kereta api Gaharu, Kecamatan Medan Timur, pada Kamis (23/4) sore.
Penangkapan ini menjadi bukti efektivitas peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kronologi Penangkapan
Tersangka berinisial HU (47), warga Jalan Gaharu, Gang Kramat, tidak berkutik saat petugas menyergapnya di lokasi yang selama ini dijadikan tempat transaksi. Penangkapan bermula dari laporan warga melalui program Kentongan Kamtibmas, sebuah inovasi Kapolrestabes Medan untuk menghidupkan kembali semangat Siskamling.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan cepat dan menemukan pelaku sedang menunggu pembeli di pinggir rel. Dari tangan HU, polisi menyita barang bukti berupa:
2 paket sabu siap edar.
Uang tunai senilai ratusan ribu rupiah yang diduga kuat merupakan hasil penjualan.
Profil Pelaku: Juru Parkir dan Residivis
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, mengungkapkan bahwa pelaku sehari-harinya bekerja sebagai juru parkir. Namun, di waktu-waktu tertentu, ia beralih profesi menjadi penjual narkoba.
Mirisnya, HU merupakan seorang
“Kami sudah mengantongi identitas pemasok narkoba kepada pelaku dan saat ini sedang dalam pengembangan. Komitmen kami jelas, sesuai arahan Bapak Kapolrestabes Medan, tidak ada ruang bagi peredaran narkoba, baik skala kecil maupun besar,” tegas Kompol Rafli.
Dampak Positif Program Kentongan Kamtibmas
Kawasan Gaharu merupakan salah satu wilayah yang aktif menjalankan program Kentongan Kamtibmas. Keberhasilan penangkapan ini dinilai sebagai buah manis dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya.
Tercatat dalam tiga hari terakhir, Satresnarkoba Polrestabes Medan telah berhasil mengungkap sedikitnya 7 kasus narkoba di berbagai titik.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan demi terciptanya Medan yang bersih dari narkoba.( TIM )








Tinggalkan Balasan