
SIDRAP, FAKTA1.COM — Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan menuju kemenangan yang lebih gemilang. Prinsip inilah yang dibuktikan dengan penuh inspirasi oleh Nur Nafisa Muhlis, siswi berprestasi asal SDN 11 Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Sempat terhenti pada seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Sidrap, siswi bertubuh mungil ini tidak lantas patah semangat. Dengan tekad baja dan latihan yang gigih, Nur Nafisa bangkit membuktikan kemampuan terbaiknya di ajang bergengsi Championship yang dihelat di Gelora Mandiri Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Tampil percaya diri di atas arena, Nur Nafisa sukses memukau penonton dan dewan juri. Ia berhasil memborong prestasi membanggakan dengan mempersembahkan:
2 Medali Emas pada kategori Jurus Tunggal Tangan Kosong Putri Usia Dini
Juara 1 pada Kelas Under Putri Tingkat Usia Dini
Piagam Penghargaan atas prestasi gemilangnya
Prestasi luar biasa ini tentu memicu rasa haru dan bangga yang mendalam dari kedua orang tuanya. Dukungan penuh keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan Nur Nafisa Muhlis bangkit dari kekecewaan sebelumnya.
Apresiasi setinggi-tingginya juga datang dari para dewan guru SDN 11 Pangkajene Sidrap. Pihak sekolah mengaku sangat bangga atas dedikasi, ketekunan, and mental juara yang ditunjukkan oleh anak didiknya tersebut, yang telah mengharumkan nama sekolah di kancah regional.
Kisah Nur Nafisa menjadi teladan nyata bahwa kerja keras, ketekunan, and semangat pantang menyerah akan selalu berbuah manis bagi siapa saja yang berani bangkit kembali.
(*)









Tinggalkan Balasan