Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7099 Lihat semua

FAKTA1.COM, KONAWE— Seringnya Tanggul Pembatas BTN Madinah di Puuwatu Jebol hingga menjadi ancaman keselamatan penghuni perumahan King Adam

Salah seorang warga perumahan King Adam, Jamil mengeluhkan tanggul BTN Madinah di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Minggu 6 April 2025.

Jamil dan warga perumahan King Adam resah dan takut, pasalnya posisi perumahan King Adam berada dibawah BTN Madinah.

Dan posisi tanggul yang dibangun BTN Madinah beberapa kali jebol walau sudah dilakukan beberapa kali perbaikan.

“Ini barang mereka suka talupji setiap jebol, tapi itu barang jebol terus harusnya ada strategi lain karena membahayakan rumah lain soalnya,” jelasnya.

Lanjutnya bahwa hal ini sudah sangat meresahkan, pasalnya setiap hujan datang warga mesti waspada dengan kondisi tersebut.

“Kalau pagi sampai sore, kita bisa siaga dan waspada, kalau malam saat kita tertidur semua, kita tidak tahu seperti apa jadinya,” ungkapnya.

“Warga di

kompleks sini sudah mengeluhkan hal ini sejak lama,” tambahnya.

Pihaknya juga berharap BTN Madinah mengambil langkah solutif yang berkepanjangan.

“Memang setiap tanggul jebol, diperbaiki, tapi ini sudah berulang, ini menimbulkan tanya, apakah tanah di BTN Madinah belum padat, sehingga saat hujan datang, air mengisi ruang-ruang dalam tanah yang masih kosong, sehingga taluknya jebol terus,” bebernya.

Lanjutnya bahwa akibat Taluk yang jebol, lumpur memasuki rumah di perumahan King Adam.

“Setiap hujan dan jebol taluknya BTN Madinah, lumpur-lumpur masuk ke rumah kami,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu Penanggung Jawab PT Swarna Dwipa yang membangun BTN Madinah, Dewo yang dikirimkan keluhan warga via pesan WhatsApp sejak Selasa 1 April 2025 belum memberikan tanggapan.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.