
KENDARI — Wakapolres Kolaka Utara, KOMPOL Ilham, S.H., M.H., CPM, menghadiri kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Aula Dhacara Polda Sultra, Rabu (4/3/2026).
Rakernis Propam tahun ini mengusung tema “Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung dan Mensukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026.” Tema tersebut menegaskan peran strategis fungsi Propam sebagai garda terdepan dalam menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta integritas anggota Polri.
Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat dan personel Propam dari seluruh jajaran Polres se-Sulawesi Tenggara. Selain menjadi ajang evaluasi pelaksanaan tugas, Rakernis juga menjadi forum penyamaan persepsi dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks, terutama dalam menjaga citra dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kolaka Utara KOMPOL Ilham menyampaikan bahwa penguatan fungsi Propam merupakan langkah strategis dalam membangun institusi Polri yang profesional dan berintegritas.
“Propam memiliki peran sentral dalam memastikan setiap anggota Polri bekerja sesuai aturan dan kode etik yang berlaku. Pengawasan internal harus dilakukan secara konsisten dan objektif, sehingga mampu mencegah terjadinya pelanggaran sejak dini,” ujar KOMPOL Ilham.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Kolaka Utara berkomitmen untuk mengimplementasikan seluruh hasil dan arahan dalam Rakernis ini di lingkungan satuannya. Menurutnya, peningkatan disiplin dan integritas personel menjadi prioritas utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang Presisi.
“Kami di Polres Kolaka Utara siap mendukung penuh penguatan fungsi Propam. Dengan pengawasan yang kuat dan pembinaan yang berkelanjutan, kami optimistis kinerja anggota akan semakin profesional dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.
Melalui Rakernis ini, diharapkan fungsi Propam semakin solid dan responsif dalam mengawal pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus menjadi pilar penting dalam mewujudkan Polri yang bersih, transparan, dan akuntabel di tahun 2026.










Tinggalkan Balasan