
Fakta1.com, Konawe — Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, SE., MM, kembali menegaskan ketegasan penuh terhadap ASN setelah memberikan teguran keras kepada seorang pegawai puskesmas yang melanggar absensi. Ia menekankan bahwa urusan kedisiplinan bukan lagi sekadar imbauan, tetapi kewajiban mutlak yang akan ditegakkan tanpa kompromi.
Yones menyebut pelanggaran absensi merupakan bentuk pengingkaran terhadap tanggung jawab ASN sebagai pelayan publik.
“Siapapun ASN di lingkup kesehatan yang mencoba bermain-main dengan absensi, saya pastikan akan berhadapan langsung dengan konsekuensinya. Mau jabatannya apa, mau keluarganya siapa, tidak ada urusan. Kalau masih berani mengulangi kami ajukan pemecatan. Titik,” tegasnya di meja kantornya, Rabu 10 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa ASN kesehatan harus memahami betapa berat dan mulianya tugas pelayanan masyarakat. Keterlambatan atau ketidakhadiran, kata dia, bukan hanya masalah administratif, tetapi bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat untuk mendapat layanan kesehatan.
“Saya ingin semua ASN sadar. Kamu digaji negara, kamu dipercaya masyarakat. Kalau tidak bisa disiplin, berarti kamu tidak menghargai amanah itu. Jangan sampai hanya karena absensi kamu kehilangan pekerjaan dan menyesal seumur hidup,” ujarnya.

Lebih jauh, Yones menyampaikan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan di seluruh fasilitas kesehatan. Inspeksi mendadak dan pengecekan rutin akan dilakukan tanpa pemberitahuan.
“Jangan merasa aman hanya karena atasan tidak melihat. Kami akan turun langsung. Kalau kamu tidak ada di tempat, kami catat. Jika berulang, siap-siap saja. Tidak ada alasan yang dibuat-buat,” tegasnya lagi.
Ia menekankan bahwa ketidakhadiran ASN berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. “Tenaga kesehatan itu garda terdepan. Kalau kamu tidak hadir, berarti kamu membiarkan masyarakat tidak ditangani. Itu tanggung jawab moral dan hukum. Jangan bermain-main,” katanya.
Dinas Kesehatan Konawe berkomitmen menegakkan disiplin secara ketat melalui evaluasi berkala dan mekanisme pengawasan yang diperkuat. Yones berharap setiap ASN kesehatan dapat segera berbenah, memperbaiki kedisiplinan, dan menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama. (red)










Tinggalkan Balasan