Di penghujung kegiatan, tangan-tangan terangkat menembus langit sore. Doa dipanjatkan dengan tulus: semoga usaha ini diberkahi, semoga rezeki dilapangkan, semoga kebersamaan tak pernah pudar.

Karena pada akhirnya, pariwisata bukan hanya tentang bentang alam yang indah atau ombak yang memikat. Ia adalah tentang manusia. Tentang rasa peduli. Tentang keberanian untuk berbagi di tengah keterbatasan.

Di antara deretan sembako dan amplop bantuan itu, terselip pesan yang jauh lebih besar bahwa sekecil apa pun kebaikan, jika dilakukan dengan hati, mampu menyalakan cahaya harapan yang tak mudah padam di pesisir Tamborasi.(*)