
SIDRAP, FAKTA1.COM — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar seminar hasil (thesis seminar) pada Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Ujian Prodi Bahasa Inggris mulai pukul 10.00 WITA.
Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswa Irhamsyah Idris yang mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Increasing Students’ Listening Skills Through Missing Lyrics in English Songs”.
Penelitian ini mengangkat pemanfaatan lagu berbahasa Inggris sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa secara interaktif.
Dalam paparannya, Irhamsyah menjelaskan bahwa penggunaan metode missing lyrics mampu mendorong keterlibatan aktif siswa sekaligus membantu mereka memahami materi secara lebih menyenangkan.
Seminar ini menghadirkan tim penguji yang terdiri dari Dr. Suhartini Khalik, S.Pd., M.Pd sebagai Ketua Penguji, Isumarni, S.Pd., M.Pd sebagai Sekretaris Penguji, dan Sitti Aisa, S.Pd., M.Pd sebagai Anggota Penguji. Selain itu, seminar ini juga didampingi oleh pembimbing, yaitu Dr. Sam Hermansyah, S.Pd.I., M.Pd selaku Pembimbing I dan Nur Hikmah, S.Pd., M.Pd sebagai Pembimbing II.
Selama proses seminar, Irhamsyah dinilai
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Sam Hermansyah, berharap kegiatan seminar tesis tidak sekadar menjadi formalitas akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan komunikatif.
Ia menambahkan, hasil penelitian yang dipresentasikan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris, khususnya dalam meningkatkan kemampuan listening siswa melalui pendekatan yang kreatif.
Selain itu, ia menekankan pentingnya inovasi di bidang pendidikan, terutama di era digital. Menurut dia, mahasiswa perlu menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran modern.
“Lulusan diharapkan menjadi pendidik yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya di daerah,” ujar Dr. Sam.








Tinggalkan Balasan