
FAKTA1.COM, KONAWE— Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Konawe, Melaksanakan Musrenbang di Kecamatan Wonggeduku Barat, dalam rangka membahas dan menetapkan program skala prioritas pembangunan ditingkat kecamatan, Kamis 20 Februari 2025
Rapat yang berlangsung di Kantor Camat Wonggeduku barat pagi ini berhasil menetapkan 28 program skala prioritas dan 14 non skala prioritas, tema Rencana Kerja pemerintah daerah tahun 2026 adalah peningkatan daya saing daerah melalui tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel
Kepala Bappeda Konawe, Sriany., SE.,M.Si yang diwakilkan H.Fajar Meronda,SE,MT, selaku ketua Tim I Musrenbang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh stakeholders kecamatan dalam proses Musrenbang sangat penting agar program pembangunan yang dihasilkan betul-betul merupakan aspirasi dari masyarakat, dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
H.Fajar Meronda, SE, MT, juga menjelaskan, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wadah bagi kita semua untuk memastikan pembangunan di Kabupaten Konawe benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap kecamatan dapat berperan aktif dalam menyusun usulan yang realistis dan prioritas.
Kemudian selanjutnya yang bahwa tema RKPD 2026, mengacu pada visi,misi dan program prioritas Bupati Konawe dan wakil Bupati Konawe periode 2025 – 2030 ( H. Yusran Akbar, ST dan H . Syamsul Ibrahim, SE, M.Si), yaitu Konawe Yang berdaya saing, Sejahtra, Adil dan berkelanjutan atau dengan tage line Konawe Bersahaja dengan 7 misi,
I. .Meningkatkan daya Saing Ekonomi desa melalui Pengembangan potensi lokal dan inovasi teknologi pertanian
- Mewujudkan Pemerataan Pembangunan infrastruktur antara desa dan
kota
3.Mengoptimalkan Tata pemerintahan yang bersih, efektif dan partisipatif - Memperkuat ketahanan social dan budaya Masyarakat dengan melestarikan kearifan local, nilai- nilai tradisional dan kerukunan antar umat beragama
- Menegakan supremasi hukum yang berkeadilan
6.Menerapkan Pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan - Meningkatkan kualitas Sumber daya manusia melalui pemerataan akses Pendidikan dan layanan Kesehatan yang berkualitas
“Melalui Musrenbang ini, kita ingin memastikan bahwa program dan kegiatan yang diusulkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan kecamatan menjadi kunci utama keberhasilan perencanaan ini,” ujar H.Fajar Meronda,SE, MT, mewakili Kepala Bappeda.
Kemudian Lanjut Ketua Tim 1, H.Fajar Meronda,SE, MT, dalam rangka pencapaian Visi dan Misi Bupati dan wakil Bupati Koanwe maka Program Prioritas Bupati Konawe dan wakil Bupati Konawe akan diarahkan pada 7 Bidang Sektor strategis yaitu diantaranya, Dibidang Pertanian : Menjadikan Konawe sebagai Agrobisnis dan Agrowisata
Di bidang Kesehatan, Meningkatkan Kualitas Saranaprasarana Kesehatan,
Di Bidang Pendidikan, Meningkatkan Kualitas Sarana Prasarana Pendidikan, Di Bidang Pemerintahan dan Hukum : Mewujudkan tata Kelola Pemerintahan yang efektif dan efisien, Di Bidang Ekonomi : Memberikan Bantuan
kesejahtraan pengurus keagamaan, Di bidang Pariwisata : Mewujdkan Konawe sebagai daerah
tujuan Wisata
Dalam pertemuan ini, Bappeda juga menyampaikan pedoman teknis dan timeline pelaksanaan Musrenbang di kecamatan Wonggeduku barat ini, Selain itu, diskusi/urun rembuk dengan para kepala desa dan perwakilan kecamatan wonggeduku barat, dilakukan untuk menggali masukan serta membahas berbagai kendala yang kemungkinan dihadapi dalam pelaksanaan Musrenbang.
Pada Rapat tersebut ada beberapa poin yang disepakati, di antaranya adalah menetapkan usulan program prioritas yang kerangka pendanaannya akan dibebankan pada APBD tahun 2026, dan menyepakati delegasi kecamatan wonggedu barat untuk mengikuti Musrenbang pada tingkat Kabupaten
Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2025 dapat berjalan lancar, partisipatif, dan menghasilkan program-program yang berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pungkas Ketua Tim I. Fajar Meronda, SE, MT
Sementara itu Mewakili Pemerintah Kecamatan Wonggeduku barat, Arianto, mengatakan, Saat diskusi tadi bersama Ketua Tim 1, dari Bapeda tadi sudah menyampaikan bahwa Setiap usulan dari Kecamatan harus yang berskala prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat seperti, pembangunan jalan usaha Tani,, atau pembangunan rumah tidak layak huni.
Disisi lain, Kepala desa Wonggeduku Sawal, yang juga sebagai ketua Apdesi Kecamatan Wonggeduku Barat, Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan Musrenbang di kantor Camat Wonggeduku barat, tidak ada masalah karena memang ini adalah program pemerintah yang harus dilaksanakan sebuah keharusan sebuah kewajiban seperti yang disampaikan tadi Ketua Tim dari Bapeda bahwa setelah munculnya undang-undang terkait pembangunan sekarang ini yang dimulai dari bawah sehingga memang harus dilaksanakan Musrenbang itu
Lanjut Ketua APDESI kecamatan wonggeduku barat,
Sawal, juga menyatakan, hanya menang seperti yang telah saya sampaikan tadi saat diskusi bahwa, idealnya kegiatan-kegiatan dalam setiap kecamatan di tiap tahun semestinya harus ada yang diloloskan supaya kendala-kendala kepala desa dilapangan dapat teratasi
Ada beberapa hal memang setiap Kegiatan yang seperti kegiatan- kegiatan yang selalu itu yang sudah diusulkan tapi sampai saat ini program usulan kami di Desa tidak direalisasikan.jelas Kades Wonggeduku
Terakhir, Ketua APDESI kecamatan Wonggeduku barat, dengan nada kesal, menambahkan, Program usulan kami pada saat Musrenbang itu, merupakan hal urgent, seperti yang telah saya sampaikan tadi saat diskusi bahwa masyarakat sangat membutuhkan perbaikan Jalan pemukiman desa yang menghubungkan antara desa Pudai dan desa linonggasai yang sampai saat ini sudah berpuluh puluh tahun tidak pernah ada sentuhan dari pemerintah daerah kabupaten Konawe.








Tinggalkan Balasan