Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6839 Lihat semua

FAKTA1.COM, Buton Utara – Tim kuasa hukum oknum anggota Polri berinisial AD, yang dituding telah melakukan pemerkosaan terhadap mertuanya, akhirnya angkat bicara. Mawan, S.H dan Dodi, S.H, selaku kuasa hukum AD, menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan bentuk pembunuhan karakter.

“Pemberitaan itu murni hoaks. Tidak ada dasar hukum dan sudah mengarah pada pencemaran nama baik. Klien kami justru menjadi korban fitnah,” tegas Mawan dalam keterangannya.

Kasus ini saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik Unit PPA Polres Buton Utara, dan belum sampai pada tahap gelar perkara. Namun, AD telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik.

Mawan mengungkapkan bahwa bukti percakapan WhatsApp yang diserahkan oleh pelapor, perempuan berinisial AS, justru menunjukkan sikap menggoda dari pihak pelapor. “Dalam chat, AS yang terlebih dahulu mengirim pesan mesra dan mengajak bertemu di hotel. Klien kami menolak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mawan menegaskan bahwa AS bukan mertua kandung, melainkan mertua tiri dari pernikahan siri

dengan pria berinisial SY. Bahkan, menurutnya, AS diketahui pernah bekerja sebagai pemandu lagu di tempat hiburan malam di Buton Utara.

“Ini bukan hanya fitnah, tapi upaya sistematis menjatuhkan karier klien kami sebagai anggota Polri,” ujar Mawan.

Tim kuasa hukum juga menanggapi pernyataan SY yang menyebut AD merasa aman karena didukung pejabat di Polda Sultra. Mereka menilai pernyataan tersebut sarat fitnah dan mengandung unsur pidana.

“Pernyataan itu melanggar Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Kami akan menempuh jalur hukum karena klien kami sudah cukup bersabar,” tambahnya.

Mawan pun meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh narasi sepihak. Ia menegaskan bahwa AD akan menghadapi proses hukum dengan tenang dan percaya pada institusi Polri.

“Klien kami tidak bersalah. Fitnah ini akan kami lawan sampai tuntas di pengadilan,” tutupnya.(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.