
Pacitan, Fakta1.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadiri kegiatan dzikro haul Simbah KH. Abdul Mannan, pendiri Pondok Tremas Pacitan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para santri, tokoh agama, serta masyarakat yang memadati lokasi acara (16/04).
Dalam sambutannya, Menteri Agama mengajak seluruh hadirin untuk meneladani perjuangan para ulama sekaligus senantiasa mendoakan mereka yang telah wafat. Ia menegaskan bahwa orang-orang yang telah meninggal dunia sejatinya tetap hidup, hanya berbeda alam dengan manusia yang masih hidup saat ini.
“Kita harus menghormati mereka yang telah mendahului kita, karena hakikatnya mereka tetap hidup, hanya berpindah alam,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa bentuk penghormatan kepada mereka yang telah wafat dapat diwujudkan
Ia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa para ulama yang telah wafat turut hadir secara spiritual dan berbahagia melihat umat yang mendoakan mereka. Doa-doa yang dipanjatkan menjadi penghubung batin antara yang hidup dan yang telah berpulang.
Kegiatan dzikro haul ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melanjutkan nilai-nilai perjuangan para ulama dalam kehidupan sehari-hari.








Tinggalkan Balasan