
SURABAYA -MTsN 3 Kota Surabaya menggelar pelatihan majalah digital yang diikuti sekitar 50 guru pada hari Selasa 13 Januari 2026
Kepala MTsN 3 Kota Surabaya Dra. Asmiati, M.Pd. menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali para peserta wawasan jurnalistik.
”Tentu saja produk akhir yang kami harapkan adalah penerbitan majalah digital madrasah,” jelasnya.
- AJB dan Kominfotik Jakut Bangun Sinergi Demi Pers Profesional
- Wajo Tak Menunggu, Bupati Andi Rosman “Ketuk Pintu” Mentan Bawa Misi Besar Lumbung Pangan
- Berawal dari Instagram, Berakhir di Kasus Berat: Polda Sulsel Bongkar Jejak “Jerat Digital” Kekerasan Seksual di Makassar
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Ia menambahkan, pengetahuan dasar literasi juga diperlukan untuk memompa semangat para guru MTsN 3 Surabaya dalam berkarya.
”Dari pelatihan ini, diharapkan bapak-ibu guru mampu melahirkan tulisan-tulisan bermutu yang memenuhi kaidah publikasi jurnalistik,” tutur Asmiati.
Pelatihan yang berlangsung gayeng tersebut dipandu oleh Eko Prasetyo, pemimpin redaksi MediaGuru. Mantan editor Jawa Pos itu memberikan materi seputar dunia kepenulisan dan jurnalistik dengan output majalah digital madrasah.
Kegiatan ini penting untuk
- AJB dan Kominfotik Jakut Bangun Sinergi Demi Pers Profesional
- Wajo Tak Menunggu, Bupati Andi Rosman “Ketuk Pintu” Mentan Bawa Misi Besar Lumbung Pangan
- Berawal dari Instagram, Berakhir di Kasus Berat: Polda Sulsel Bongkar Jejak “Jerat Digital” Kekerasan Seksual di Makassar
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Meskipun digelar hanya satu hari, proses pendampingan dilakukan sampai majalah digital MTsN 3 Kota Surabaya terbit. ”Jika berhasil terbit, ini akan menjadi majalah digital madrasah pertama yang terbit di Kota Pahlawan Surabaya,” tutur Eko.
Para peserta sangat bersemangat mengikuti pelatihan ini. ”Asyik dan seru, tapi tetap dapat ilmunya,” ujar Amirul Mukminin, S.Ag., guru akidah akhlak. (Redho)








Tinggalkan Balasan