
Fakta1.com — Hari kerja aparatur sipil negara (ASN) berubah di tengah ancaman krisis energi global. Jadwal masuk kantor ASN dipertimbangkan hanya pada Senin, Rabu, dan Jumat saja demi menyelamatkan stok BBM nasional.
Pemerintah saat ini mempersiapkan opsi perombakan total jam kerja ASN. Salah satu opsi paling logis untuk memangkas konsumsi BBM nasional tanpa harus mengorbankan urusan rakyat.
Perombakan hari kerja masuk kantor juga diterapkan di sejumlah negara, seperti Filipina menyikapi eskalasi konflik di Timur Tengah akibat perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Perubahan hari kerja dengan
- Bahas Kamtibmas, Kapolres Sidrap Terima Audience HMI dan PMII
- Revitalisasi 144 Sekolah di Enrekang Dimulai, Kajari dan Wabup Letakkan Batu Pertama di TK Pembina
- Tayang di Indosiar, Andi Syaqira DA7 Asal Sidrap Tak Hanya Jadi Penyanyi, Kini Menjajal Dunia Sinetron
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Dengan membatasi kehadiran fisik hanya tiga hari dalam seminggu, pemerintah menargetkan pemotongan arus lalu lintas kendaraan dinas maupun pribadi hingga 40 persen. Kebijakan init bertujuan untuk memastikan cadangan energi tetap aman di tengah situasi dunia yang tidak menentu akibat perang di beberapa negara.








Tinggalkan Balasan