Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7046 Lihat semua

MAKASSAR, FAKTA1.COM— Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, pada 1–3 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Reputasi, Menumbuhkan Islam Berkemajuan” dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.

Peserta pelatihan terdiri atas sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), pimpinan Majelis Pustaka dan Informasi, staf PDM, hingga unsur perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya wakil rektor bidang kehumasan serta staf humas kampus.

Salah satu peserta yang aktif mengikuti kegiatan ini adalah delegasi dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang.

Update Sidrap:

Berita Terkini & Referensi

Kampus tersebut mengutus tiga perwakilan yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Humas, Dr. Drs. H. Syamsu T, S.Pd., M.Pd.
Dr.H. Suamsu Tang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

Menurut dia, penguatan kapasitas di bidang manajemen reputasi digital menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi dinamika informasi di era digital yang semakin cepat.

“Pelatihan ini sangat strategis, khususnya bagi kami di UMS Rappang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan citra institusi di ruang digital,” ujar Syamsu.

Ia menilai, kemampuan mengelola reputasi tidak hanya sebatas publikasi,

tetapi juga mencakup strategi komunikasi yang terukur dan berbasis nilai. Hal ini, kata dia, sejalan dengan semangat dakwah berkemajuan yang diusung Muhammadiyah.

Selama tiga hari pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari penguatan pemahaman tentang pentingnya reputasi digital berbasis nilai-nilai Islam, hingga keterampilan praktis dalam membangun dan menjaga citra organisasi secara profesional.

Berita Terkini & Referensi

Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kemampuan menghadapi tantangan komunikasi publik, seperti pemetaan pemangku kepentingan, pengelolaan persepsi publik, hingga penanganan krisis reputasi melalui studi kasus.

Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait standarisasi kualitas konten dan publikasi digital Muhammadiyah, termasuk penulisan rilis berita berbasis kecerdasan buatan (AI), produksi konten visual, serta penerapan kode etik jurnalistik dan standar penyiaran profesional.

“Bagi UMS Rappang, keikutsertaan dalam pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran kehumasan kampus sebagai garda terdepan dalam membangun citra institusi yang kredibel, adaptif, dan berdaya saing di era digital,” ujar Dr.H. Suamsu T yang juga ketua PDM Sidrap. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.