Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7060 Lihat semua

Konawe, fakta1.com – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Konawe dalam upaya percepatan penurunan stunting sebagai bagian integral dari prioritas pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi lintas sektor, optimalisasi intervensi gizi, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan dan terukur.

Pemerintah Kabupaten Konawe kembali mencatatkan capaian kinerja yang membanggakan di tingkat provinsi dengan meraih peringkat kedua dari 17 kabupaten/kota dalam Penilaian Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026. (Kolaka, 5 Mei 2026)

Capaian dimaksud diumumkan secara resmi dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2027. Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 100.3.3.1/16/Tahun 2026 tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota, diperoleh hasil sebagai berikut: peringkat kelima diraih oleh Kabupaten Buton Utara (skor 124), peringkat keempat Kabupaten Bombana (skor 125), peringkat ketiga Kota Baubau (skor 127), peringkat kedua Kabupaten Konawe (skor 128), dan peringkat pertama Kabupaten Kolaka (skor 130).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, kepada Bupati

Konawe H. Yusran Akbar, S.T., dalam seremoni resmi yang berlangsung khidmat dan sesuai tata protokol. Pencapaian ini merupakan refleksi nyata atas komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Konawe dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pendekatan lintas sektor yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan

WhatsApp, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak.

“Capaian ini bukan semata-mata hasil kerja pemerintah daerah, tetapi merupakan buah dari kolaborasi semua pihak, mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga partisipasi aktif masyarakat. Kami akan terus memperkuat sinergi dan inovasi agar penurunan stunting di Konawe dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat hingga ke tingkat desa. Kolaborasi ini memungkinkan pelaksanaan intervensi gizi, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif, berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Adapun aspek penilaian meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Dalam hal ini, Kabupaten Konawe menunjukkan peningkatan yang signifikan, khususnya dalam implementasi delapan aksi konvergensi, termasuk penguatan sistem data, regulasi daerah, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.

Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan capaian kinerja melalui inovasi program dan penguatan kualitas pelayanan publik, guna mempercepat penurunan angka stunting secara berkelanjutan.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan referensi bagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.