Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7152 Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe bergerak cepat dalam memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memimpin langsung peninjauan di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku, pada Rabu (13/5/2026).

​Langkah ini diambil menyusul kondisi pemukiman warga yang masih terendam air sejak Jumat (8/5/2026) lalu. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kepala Cabang Bulog Unaaha, Hendra Dionisius.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Camat Wonggeduku, Edi Kurniawan, Lurah Dawi-Dawi, Lidiawati, serta unsur TNI-Polri.


Kondisi Pengungsian dan Penyaluran Bantuan
​Bertempat di Balai Desa Dawi-Dawi yang disulap menjadi tempat pengungsian sementara, Bupati Yusran berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluh kesah mereka.

Berdasarkan laporan dari Lurah Dawi-Dawi, Lidiawati, tercatat sebanyak 29 Kepala Keluarga (102 jiwa) dari tiga dusun terpaksa mengungsi.

​”Dari jumlah tersebut, terdapat 16 balita dan 7 lansia yang menjadi prioritas kami. Meski sebagian warga mulai kembali karena air berangsur surut, pelayanan di posko tetap maksimal,” ujar Lidiawati.

​Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bupati menyerahkan bantuan bahan pokok secara simbolis kepada perwakilan warga. Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara Pemkab Konawe dengan Bulog Unaaha untuk menyokong kebutuhan pangan selama masa darurat.

Prioritas Kesehatan dan Antisipasi Penyakit
​Tak

hanya logistik, aspek kesehatan juga menjadi perhatian serius. Saat mengunjungi Posko Medis Puskesmas Wonggeduku, petugas medis dr. Tati melaporkan bahwa mayoritas pengungsi mulai mengeluhkan gangguan asam lambung, anemia pada ibu hamil, serta gatal-gatal akibat gigitan nyamuk.

Merespons laporan tersebut, Bupati Yusran Akbar mengeluarkan instruksi tegas:

  • ​Layanan Kesehatan 24 Jam: Petugas medis diminta siaga penuh, terutama bagi kelompok rentan.
  • ​Fogging Segera: Melakukan pengasapan di area pengungsian dan pemukiman untuk mencegah demam berdarah (DBD).
  • ​Prioritas Kelompok Rentan: Penanganan khusus bagi balita dan lansia agar tidak terpapar penyakit pascabanjir.

Komitmen Jangka Panjang
​Menutup rangkaian kunjungan, Bupati menyempatkan diri melihat langsung kondisi drainase di lingkungan warga. Beliau menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan darurat, tetapi juga menyiapkan langkah preventif.

​”Kami berkomitmen melakukan penanganan lanjutan, mulai dari perbaikan sistem drainase hingga normalisasi lingkungan. Tujuannya jelas, agar risiko banjir serupa dapat kita minimalisir di masa mendatang,” pungkas H. Yusran Akbar.

​Hingga berita ini diturunkan, genangan air di Kelurahan Dawi-Dawi dilaporkan mulai menyusut, namun petugas gabungan masih tetap bersiaga di lokasi.
​(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.