
SIDRAP, FAKTA1.COM – Reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap An-Nur Ma’arif sebagai penyelenggara ibadah haji dan umrah kembali terbukti.
Pada Kamis, 14 Mei 2026, sebanyak 105 Calon Jamaah Haji (CJH) Khusus yang berada di bawah naungan An-Nur Ma’arif resmi dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam suasana penuh khidmat dan haru di Masjid Agung Pangkajene.
Apresiasi Tinggi dari Pemerintah Daerah
Keberhasilan An-Nur Ma’arif dalam menjaga kualitas layanan selama lebih dari seperempat abad mendapat pengakuan langsung dari pemerintah. Asisten I Sekretariat Kabupaten Sidrap, Anis Daclan, secara khusus memberikan apresiasi atas dedikasi biro perjalanan ini yang telah berkiprah selama 26 tahun.
“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi An-Nur Ma’arif. Pelayanannya kepada calon jamaah haji sangat baik dan terus mendapat kepercayaan masyarakat. Kami berharap kualitas ini terus ditingkatkan pada musim haji 2026 ini,” ujar Anis Daclan saat melepas jamaah.
Fasilitas dan Pelayanan Prima
Pelepasan diawali dengan salat Subuh berjamaah, sebuah langkah awal spiritual yang difasilitasi oleh An-Nur Ma’arif untuk mengawali perjalanan suci ini. Untuk memastikan kenyamanan, ke-105 jamaah tersebut diberangkatkan menggunakan tiga bus pariwisata premium dengan pengawalan patroli menuju Makassar, sebelum bertolak ke Jakarta.
Pembimbing Haji An-Nur Ma’arif, Rahmat Saleh,
Jadwal Ibadah yang Terukur
An-Nur Ma’arif memastikan jamaah mendapatkan bimbingan intensif selama rangkaian puncak haji, yang meliputi:
25 Mei 2026: Persiapan menuju Mina untuk melaksanakan Tarwiyah.
26 Mei 2026: Pelaksanaan Wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji.
Pasca Wukuf: Lempar jumrah di Mina dan ibadah di Makkah serta Madinah untuk memperdalam spiritualitas.
Misi Haji Mabrur
Dengan pengalaman puluhan tahun, An-Nur Ma’arif tidak hanya fokus pada logistik, tetapi juga pada bimbingan ibadah agar jamaah dapat meraih predikat haji mabrur. Perjalanan ini dijadwalkan berakhir pada pertengahan Juni 2026, membawa jamaah kembali ke tanah air melalui rute Madinah–Mumbai–Jakarta hingga mendarat di Makassar.
Momentum keberangkatan tahun ini menjadi bukti nyata bahwa An-Nur Ma’arif tetap menjadi pilihan utama masyarakat Sidrap dalam menunaikan rukun Islam kelima dengan rasa aman dan nyaman. (Fery)








Tinggalkan Balasan