Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7197 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, kekhawatiran masyarakat terkait lonjakan harga komoditas pangan, khususnya beras, kerap menjadi perbincangan. Namun, Perum Bulog Cabang Sidenreng Rappang (Sidrap) memastikan bahwa kondisi ketahanan pangan di wilayah lumbung padi Sulawesi Selatan ini masih sangat aman dan terkendali.

Saat ini, ketersediaan stok beras di gudang Bulog Sidrap dilaporkan dalam kondisi melimpah. Pimpinan Cabang Bulog Sidrap, Ivan Faisal, mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru per 12 Mei 2026, persediaan beras di gudang mencapai 128.828 ton. Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat setempat.

“Stok kita aman, bahkan sangat aman. Karena Sidrap ini merupakan daerah produksi beras,” ujar Ivan Faisal saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (17/5/2026).

Harga Pasar Masih Stabil di Bawah HET
Ivan juga menegaskan bahwa hingga saat ini pergerakan harga beras di pasar tradisional masih relatif stabil. Belum ditemukan adanya lonjakan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Untuk menjaga stabilitas tersebut, Bulog bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan secara rutin melakukan monitoring dan pengawasan langsung di lapangan.

“Masih aman, belum ada kenaikan di atas HET. Jika nantinya ditemukan ada oknum yang menjual dengan harga terlalu tinggi, tentu Satgas Pangan akan segera mengambil tindakan tegas,” ucapnya.

Gencar Operasi

SPHP dan Gerakan Pangan Murah
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan harga menjelang hari raya, Bulog Sidrap kini tengah mengoptimalkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Operasi pasar ini masif dilakukan guna menjaga psikologis pasar tetap tenang.

“Kami sekarang memassifkan penyaluran SPHP supaya masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau,” jelas Ivan.

Selain beras, Bulog Sidrap juga menyediakan komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program pasar murah ini digelar hampir setiap hari dengan menggandeng berbagai pihak terkait.

Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying
Di akhir keterangannya, Ivan Faisal mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu kelangkaan pangan yang kerap berhembus menjelang hari besar keagamaan. Mengingat kapasitas gudang Bulog Sidrap saat ini sedang dalam kondisi “gemuk”, masyarakat diminta untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying.

“Masyarakat tidak perlu khawatir jika mendengar isu harga naik. Bagi yang ingin mendapatkan beras kualitas medium sesuai HET Rp12.500 per kilogram, bisa membelinya langsung ke kantor Bulog atau melalui outlet-outlet resmi mitra kami,” pungkasnya. (Fs)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.