Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7238 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Pemkab Sidrap) bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui operasi monitoring yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, di Pasar Sentral Rappang, Kecamatan Panca Rijang, pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan strategis tersebut turut dikawal ketat oleh unsur Forkopimda, para kepala OPD terkait, serta Camat Panca Rijang bersama aparat pemerintah setempat.

Di sela-sela pemantauan, Nurkanaah menyampaikan bahwa peninjauan ini merupakan agenda rutin yang sengaja diintensifkan oleh pemerintah daerah setiap menjelang hari besar keagamaan. Fokus utamanya adalah memastikan stabilitas harga dan menjamin rantai pasok bahan pokok di tengah masyarakat tetap aman.

“Pemantauan ini rutin kami lakukan menjelang hari besar keagamaan. Selain untuk meninjau harga kebutuhan pokok dan ketersediaan barang, kegiatan ini juga bertujuan memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan mereka dengan harga yang stabil dan terjangkau,” ujar Nurkanaah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati perempuan ini juga memberikan imbauan tegas kepada para pedagang. Ia meminta

seluruh pelaku usaha untuk tetap menjunjung tinggi etika berniaga dengan tidak mempermainkan harga secara sepihak, apalagi sampai melakukan aksi penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami berharap para pedagang tetap menjaga kestabilan harga dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat agar kondisi pasar tetap kondusif,” tegasnya.

Pantau Gerakan Pangan Murah di Pangkajene

Usai memastikan kondisi kondusif di Pasar Sentral Rappang, Nurkanaah bersama rombongan langsung bertolak menuju wilayah Pangkajene, Kecamatan Maritengae. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar selama dua hari sejak Kamis kemarin.

Program intervensi pasar melalui GPM ini terbukti mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat setempat. Kehadiran pasar murah ini dinilai menjadi oase bagi warga, karena sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang jauh di bawah pasar menjelang perayaan Iduladha.(*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.