
Makassar, Fakta1.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) menggelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Hertasning – Pettarani, Kamis (11/6/2026).
Dalam aksinya, Mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “REZIM PRABOWO-GIBRAN: PENGKHIANAT RAKYAT,” dan membawa beberapa tuntutan diantaranya:
1.Mendesak Pemerintah untuk Segera menstabilkan nilai tukar rupiah.
2.Tolak Kenaikan Harga BBM Pertamax.
3.Cabut UU Polri.
Mahasiswa juga membakar ban bekas di badan jalan, memblokade sebagian ruas jalan dan menyadera truk tronton untuk dijadikan sebagai mimbar orasi.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap berbagai persoalan yang dinilai semakin membebani kehidupan masyarakat.
Oleh sebab itu, Jenderal Lapangan Aksi (Tegu) mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret
- Isu Krisis Listrik Jawa, Madura, dan Bali Mencuat, Relawan Desak Pemerintah dan PLN Beri Penjelasan Terbuka
- KPK Kembali Bergerak, Dua Tersangka Kasus Smart Board Muara Enim Resmi Ditahan
- Mitra Garda FC tampil tajam, Gaswon FC dipaksa angkat kaki dari Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Langkah cepat dan
Di waktu yang sama, Panglima Besar GAM (Fajar Wasis) menegaskan bahwa berbagai persoalan yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran masih perlu melakukan m perbaikan secara menyeluruh.
“Kami menilai rezim Prabowo-Gibran telah mengkhianati mandat rakyat karena gagal menghadirkan kebijakan yang menjamin kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami menyerukan evaluasi total terhadap berbagai kebijakan yang dinilai merugikan rakyat,” Tegasnya.
Suber : Panglima GAM
- Isu Krisis Listrik Jawa, Madura, dan Bali Mencuat, Relawan Desak Pemerintah dan PLN Beri Penjelasan Terbuka
- KPK Kembali Bergerak, Dua Tersangka Kasus Smart Board Muara Enim Resmi Ditahan
- Mitra Garda FC tampil tajam, Gaswon FC dipaksa angkat kaki dari Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan