
SIDRAP, FAKTA1.COM – Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMPOSIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi memiliki ketua baru. Dalam pemilihan yang digelar di Gedung FISIP UMS Rappang, Kamis (30/7/2026), Usman terpilih sebagai Ketua HIMPOSIP untuk periode 2026-2027.
Usman dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan tingkat program studi tersebut setelah memperoleh mandat dari peserta pemilihan. Ia diharapkan mampu membawa HIMPOSIP menjadi organisasi yang semakin aktif, inovatif, dan berkontribusi terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa Ilmu Pemerintahan.
Saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/8/2026), Usman mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Menurutnya, jabatan sebagai ketua bukan sekadar posisi organisasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga atas kepercayaan ini. Menjadi Ketua HIMPOSIP bukan sekadar jabatan, tetapi amanah untuk membawa organisasi menjadi lebih baik bersama seluruh pengurus dan anggota,” ujarnya.
Usman menilai amanah sebagai pemimpin organisasi harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada anggota dan institusi kampus, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu, ia berkomitmen menjadi pemimpin yang mampu mendengar aspirasi anggota, bersikap adil dalam mengambil keputusan, serta mengutamakan kepentingan bersama.
- Putusan MK Tidak Membatalkan Program MBG, Bahkan Menetapkan Secara Konstitusional
- KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Tingkatkan Kesadaran Masyarakat melalui Gerakan 3M Plus dan Demonstrasi Spray Anti Nyamuk SERAIKU
- Resmi Jabat Kapolres Wajo, AKBP Diouglas Mahendrajaya Siap Emban Amanah dan Rangkul Masyarakat
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Selama masa kepemimpinannya, Usman mengusung visi menjadikan HIMPOSIP sebagai rumah kader yang unggul, berintegritas, memiliki budaya literasi yang kuat, kritis terhadap dinamika pemerintahan, serta mampu melahirkan gagasan yang berdampak bagi kemahasiswaan maupun masyarakat.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan sejumlah program prioritas pada awal kepengurusan. Fokus utama diarahkan pada penguatan kaderisasi, peningkatan budaya literasi, pelatihan pengembangan kapasitas mahasiswa, serta memperkuat komunikasi antarpengurus.
Salah satu program unggulan yang akan dijalankan adalah HIMPOSIP Membaca, sebuah wadah yang dirancang untuk meningkatkan minat baca sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi seluruh kader HIMPOSIP.
“Kami ingin membangun
Selain itu, Usman juga berkomitmen meningkatkan partisipasi mahasiswa melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan anggota. Menurutnya, setiap mahasiswa harus diberikan ruang untuk berkontribusi sehingga tumbuh rasa memiliki terhadap organisasi.
Ia juga menekankan pentingnya membangun solidaritas antarkader melalui berbagai kegiatan, seperti forum diskusi, pelatihan, olahraga bersama, pengabdian kepada masyarakat, hingga kegiatan nonformal yang mampu mempererat hubungan kekeluargaan.
- Putusan MK Tidak Membatalkan Program MBG, Bahkan Menetapkan Secara Konstitusional
- KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Tingkatkan Kesadaran Masyarakat melalui Gerakan 3M Plus dan Demonstrasi Spray Anti Nyamuk SERAIKU
- Resmi Jabat Kapolres Wajo, AKBP Diouglas Mahendrajaya Siap Emban Amanah dan Rangkul Masyarakat
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Tantangan terbesar ke depan adalah meningkatkan partisipasi anggota, membangun budaya literasi, dan menjaga konsistensi organisasi di tengah kesibukan akademik. Karena itu, kami akan memanfaatkan teknologi digital, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan program yang menarik dan bermanfaat,” jelasnya.
Di bidang pengembangan organisasi, Usman menyiapkan sejumlah inovasi, di antaranya forum diskusi isu-isu pemerintahan, pelatihan kepemimpinan, kelas public speaking, hingga optimalisasi media digital sebagai sarana edukasi dan publikasi karya mahasiswa.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi dengan pihak fakultas, universitas, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya agar setiap program dapat berjalan lebih optimal melalui kolaborasi.
Menutup pernyataannya, Usman mengajak seluruh mahasiswa FISIP UMS Rappang untuk aktif berorganisasi sebagai sarana mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kerja sama, serta kepedulian terhadap masyarakat.
“Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari perubahan. Mari bersama membangun budaya akademik yang kritis, inovatif, dan kolaboratif demi kemajuan HIMPOSIP, FISIP, dan UMS Rappang. Saya percaya perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama,” pungkasnya.(*)








Tinggalkan Balasan