Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7833 Lihat semua

KENDARI, SULAWESI TENGGARA — Usia 28 tahun bagi Partai Amanat Nasional (PAN) bukan sekadar angka yang bertambah. Di tengah hiruk-pikuk politik dan dinamika kekuasaan, PAN memilih merayakan hari jadinya dengan membawa satu pesan: gerak cepat membantu rakyat.

Perayaan HUT ke-28 PAN yang jatuh pada Minggu, 23 Agustus 2026, digelar serentak dari tingkat pusat hingga daerah. Bukan hanya panggung seremonial, PAN mengemas momentum tersebut dengan kegiatan sosial, santunan, aksi kebersihan lingkungan hingga penguatan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dari Jakarta, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memimpin langsung perayaan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan. Sejumlah tokoh PAN dan pejabat negara turut hadir, di antaranya Sekjen DPP PAN Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi serta mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menilai perjalanan 28 tahun telah membawa PAN pada posisi yang kuat untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Selama perjalanan partai kita 28 tahun, hari ini posisi kita paling kuat untuk memberikan darma bakti terbaik untuk rakyat Indonesia,” kata Zulkifli Hasan, Minggu (23/8/2026).

Pesan itu kemudian dipertegas dengan ajakan kepada seluruh kader agar tidak berhenti pada kegiatan politik.

“Mari kita bekerja lebih baik lagi. Kita berbuat lebih banyak lagi untuk bantu rakyat Indonesia,” tegasnya.

Di tengah perayaan tersebut, PAN juga memberikan santunan kepada 400 anak yatim dan warga kurang mampu. Doa bersama digelar untuk para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta korban kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Bahkan, Zulkifli Hasan meminta kader PAN yang duduk sebagai menteri, anggota DPR hingga DPRD untuk menyisihkan gaji selama satu bulan guna membantu korban bencana di NTT.

Di Sulawesi Tenggara, suasana perayaan justru bergerak lebih dekat ke masyarakat. Sejak 19 Agustus 2026, DPW PAN Sultra bersama seluruh DPD PAN kabupaten/kota menggelar berbagai kegiatan sosial.

Mulai dari membersihkan lingkungan hingga memberikan santunan kepada kaum duafa.

Di bawah kepemimpinan Ketua DPW PAN Sultra, H. Yusran Akbar, S.T., peringatan HUT ke-28 PAN diarahkan menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa partai tidak boleh hanya hadir ketika membutuhkan suara masyarakat.

PAN, kata Yusran, harus hadir ketika

masyarakat membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Kegiatan sosial yang kita gelar sejak 19 Agustus lalu ini adalah bukti bahwa PAN Sultra hadir untuk masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan di usia partai yang ke-28 ini dengan membantu sesama, membersihkan lingkungan, dan meringankan beban kaum duafa,” ujar Yusran Akbar di Kendari, Minggu (23/8/2026).

Bagi PAN Sultra, perayaan ulang tahun bukan sekadar memasang spanduk, menggelar acara, lalu selesai. Ada pesan yang ingin ditanamkan kepada kader: soliditas partai harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap rakyat.

Semangat tersebut sejalan dengan program yang diluncurkan PAN secara nasional, salah satunya “Lapor PAN”.

Program itu disiapkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari kesulitan pangan, pendidikan hingga akses kesehatan.

Zulkifli Hasan mengatakan PAN telah menyiapkan sejumlah solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau ada yang lapor ada kesulitan, kita siap. Kalau ada anak-anak Indonesia yang enggak bisa sekolah karena kesulitan biaya, kita sudah siapkan beasiswa,” ujarnya.

Selain itu, PAN juga menggencarkan program PANsar Murah. Melalui program tersebut, paket sembako yang disebut bernilai Rp50 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp5 ribu.

Di sinilah wajah HUT PAN ke-28 ingin ditampilkan: bukan sekadar merayakan usia partai, tetapi mencoba menerjemahkan slogan “Gerak Cepat Bantu Rakyat” menjadi kegiatan yang bisa dirasakan langsung masyarakat.

Zulkifli Hasan memastikan puncak HUT ke-28 PAN akan digelar pada 18 September 2026 melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Plenary JCC, Jakarta.

Agenda tersebut diproyeksikan menjadi pertemuan besar kader PAN dengan jumlah peserta mencapai sekitar 6.000 orang dan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

“Tolong teman-teman kader semuanya hadir, karena diperkirakan kita akan menampung enam ribu orang. Insya Allah dihadiri oleh Pak Prabowo nanti tanggal 18 September,” kata Zulhas.

Di Sulawesi Tenggara, pesan HUT PAN ke-28 kini tinggal diuji oleh waktu: apakah semangat membantu rakyat hanya menjadi slogan ulang tahun, atau benar-benar menjadi kebiasaan politik yang terus berjalan setelah panggung perayaan ditutup.

Sebab bagi rakyat, partai bukan dinilai dari seberapa meriah ulang tahunnya, tetapi dari seberapa cepat ia datang ketika rakyat sedang membutuhkan.

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.