Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7897 Lihat semua

Sidrap, fakta1.com — Peta politik internal Partai Golkar Kabupaten Sidenreng Rappang mulai menghangat. Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda), H. Ismail Aksa secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Sidrap.

Langkah pencalonan ini bukan sekadar upaya mengisi struktur kepemimpinan, melainkan membawa agenda besar untuk membangkitkan kembali mesin politik Partai Golkar di Bumi Nene Mallomo.

Dalam wawancara khusus dengan fakta1.com di Hotel Grand Sidny Pangkajene, Sabtu (5/9/2026), Ismail Aksa menegaskan komitmen utamanya dalam kontestasi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin ini.

“Motivasi saya maju karena ingin mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sidrap,” tegas Ismail Aksa.

Sinyal politik yang menguat ini menunjukkan ambisinya agar Golkar tidak sekadar bertahan dengan kondisi saat ini. Ia berencana melakukan konsolidasi menyeluruh, memperkuat sistem kaderisasi, menghidupkan kembali mesin partai hingga tingkat akar rumput, serta meningkatkan daya tawar politik Golkar di kancah lokal.

Targetkan Peningkatan Kursi Legislatif

Saat ini, Partai Golkar mengamankan empat kursi di DPRD Sidrap. Bagi Ismail Aksa, capaian tersebut bukanlah titik akhir, melainkan modal dasar untuk melakukan ekspansi politik yang lebih luas.

Jika dipercaya memegang mandat kepemimpinan Golkar Sidrap, ia mematok target peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Target yang diusung bahkan lebih ambisius, yakni mengembalikan kader Golkar ke posisi pimpinan DPRD Sidrap.

Dengan demikian, agenda Musda mendatang tidak hanya sekadar pertarungan perebutan posisi ketua partai, tetapi juga menjadi momentum krusial

untuk memperkuat posisi tawar Golkar dalam peta konfigurasi politik daerah.

Bangun Komunikasi Politik dan Silaturahmi Elite

Manuver politik Ismail Aksa menjelang Musda juga ditandai dengan langkah konsolidasi ke tingkat pimpinan regional. Namanya sempat mencuat setelah dikabarkan melakukan pertemuan dengan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Menanggapi hal tersebut, Ismail Aksa membenarkan adanya pertemuan itu. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi dengan pimpinan partai merupakan hal yang wajar serta dapat dilakukan oleh setiap kader.

“Saya rasa itu manusiawi dan siapapun bisa melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Langkah komunikasi politik ini menunjukkan bahwa proses penjajakan menuju Musda mulai berjalan intensif. Kendati demikian, penentuan akhir kepemimpinan partai tetap akan melalui mekanisme organisasi yang sah di dalam forum Musda.

Melalui narasi pembaruan yang diusungnya, Ismail Aksa ingin memastikan Golkar kembali memiliki daya dorong elektoral yang kuat, memperbesar representasi parlemen, dan menempatkan kader di posisi strategis. Musda Golkar Sidrap kini diprediksi menjadi titik balik penting untuk menentukan apakah partai akan melakukan reposisi besar-besaran atau mempertahankan konfigurasi yang ada.

H. Ismail Aksa telah menyatakan kesiapannya dengan satu kata kunci utama: Bangkit. Panggung Musda Golkar Sidrap kini menanti siapa yang akan memegang kendali kemudi partai beringin di Bumi Nene Mallomo. (fs)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.