Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 7953 Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM — Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako bersama Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Wahyuni Bangun Nawako melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026).

Rombongan tiba di Rumah Jabatan Bupati Konawe, Jalan Oheo, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha. Setelah beristirahat, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Meraka, Kecamatan Lambuya.

Di desa tersebut, Pangdam bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani mengikuti kegiatan tanam perdana padi melalui program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, M.Ling, Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, Dandim 1417/Kendari Kolonel Arm Danny A.P. Girsang, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, SE Msi, serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan jajaran Pemkab Konawe.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar menyambut baik program tersebut dan menilai keterlibatan TNI dalam sektor pertanian menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan produksi pangan.

Menurut Yusran, Konawe memiliki potensi pertanian yang besar sehingga dukungan terhadap petani, mulai dari pembukaan lahan, pengelolaan hingga peningkatan produktivitas, perlu terus diperkuat.

“Kami tentu sangat menyambut baik program ini. Konawe memiliki potensi pertanian yang besar dan kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan petani dapat semakin memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yusran.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sultra Hugua menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin ke Konawe.

Menurutnya, kegiatan tanam perdana tersebut menunjukkan adanya kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong ketahanan pangan.

“Ini adalah bukti ketika hal penting yang selalu menjadi topik pidato Bapak Presiden yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air,” kata Hugua.

Sementara Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako dalam sambutannya mengatakan, TNI bersama para petani memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program swasembada pangan.

“TNI dan petani tugasnya sama, dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat Sultra lewat swasembada pangan,” ujarnya.

Bangun menjelaskan, program yang dikerjakan di Sultra mencapai sekitar 1.998 hektare yang tersebar di lima kabupaten dan sekitar 1.000 titik.

TNI, kata dia, akan ikut membantu petani, termasuk dalam penerapan teknologi pertanian. Pendampingan nantinya dilakukan mulai dari penanaman, pemupukan hingga penyemprotan.

“Kita berharap teknologi pertanian yang diperkenalkan nanti bisa menjadi standar dalam pendampingan petani,” katanya.

Usai memberikan sambutan, Pangdam bersama rombongan menyerahkan tali asih secara simbolis kepada kelompok tani Kabupaten Konawe.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tanam perdana padi di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya. Pangdam XIV/Hasanuddin bersama Wakil Gubernur Sultra, Bupati Konawe, jajaran TNI-Polri, serta para kelompok tani secara simbolis turun langsung ke area persawahan untuk melakukan penanaman padi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Konawe.(*)

Pangdam Hasanuddin Tanam Padi Perdana di Konawe, Dukung Swasembada Pangan

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .