
KONAWE, FAKTA1.COM — Senin pagi, 14 September 2026, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., kembali menegaskan pentingnya kerja nyata aparatur pemerintahan. Di hadapan ASN dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Yusran meminta setiap perangkat daerah meningkatkan kinerja, disiplin, koordinasi, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan saat Bupati memimpin apel gabungan ASN dan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe. Menurutnya, rutinitas birokrasi tidak boleh sekadar menjadi kewajiban administratif, tetapi harus menghasilkan pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Yusran juga menyampaikan capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang mencapai 14,94 persen. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Namun, angka tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berpuas diri.
“Capaian ini merupakan hasil kerja kita bersama. Karena itu, mari kita pertahankan dan tingkatkan melalui kerja tim serta kolaborasi seluruh perangkat daerah,” ujar Bupati.
Yusran juga meminta seluruh OPD segera mempersiapkan Expo Inovasi Daerah yang direncanakan berlangsung November 2026. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menampilkan inovasi daerah sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kegiatan olahraga, seni dan budaya.
Di sisi lain, Bupati mengingatkan agar sejumlah indikator pemerintahan tetap menjadi perhatian, termasuk Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, Standar Pelayanan Minimal (SPM), indeks desa, serta indikator pembangunan lainnya. Ia menegaskan, kegiatan tambahan tidak boleh mengesampingkan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pengelolaan keuangan, seluruh OPD diminta segera membenahi administrasi dan laporan keuangan agar tertib, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga ditekankan untuk memperkuat pembiayaan pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.
Persoalan kebencanaan turut menjadi perhatian. Bupati meminta seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak kekeringan. Kebersihan lingkungan juga harus terus dijaga, mulai dari kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas, kantor kecamatan hingga fasilitas pelayanan publik.
Sementara dalam upaya pengentasan kemiskinan, Yusran menekankan pentingnya pembaruan dan sinkronisasi data. Dinas Sosial, BKKBN, Dinas Kesehatan dan OPD terkait diminta memastikan berbagai bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diikuti dengan penurunan angka kemiskinan. Karena itu, data harus terus diperbaiki agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah menjaga semangat, kekompakan, kedisiplinan dan tanggung jawab. Ia berharap seluruh program pembangunan Konawe berjalan terarah, tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Penguatan kinerja aparatur, koordinasi yang solid serta program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Konawe membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan.
Semangat tersebut sejalan dengan Konawe Bersahaja, yakni menghadirkan pemerintahan yang bekerja secara nyata, terukur dan berorientasi pada kepentingan serta kesejahteraan masyarakat.








Tinggalkan Balasan