
BUMI MAKMUR, TABALONG,FAKTA1.COM – Kepala Desa Bumi Makmur, Exy Setyawati, mengaku menjadi korban intimidasi akibat penolakannya terhadap aktivitas angkutan batu bara ilegal yang marak di wilayahnya.
Pernyataan ini disampaikannya menyusul pengungkapan kasus penangkapan angkutan batu bara ilegal oleh Polres Tabalong beberapa waktu lalu.
“Saya tidak terlibat sama sekali dalam kegiatan penambangan batu bara itu.
Bahkan, saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencegahnya dengan cara memasang portal di jalan desa,” tegas Exy.
Namun, upaya tersebut justru membuatnya menjadi sasaran intimidasi. Beberapa orang yang tidak dikenal datang ke kantor desa dengan membawa senjata tajam dan mengancamnya. “Saya merasa diperlakukan seperti penjahat,” ujarnya.
- Klasemen Piala Dunia 2026 Memanas! Jerman Menggila, Argentina Kokoh, Brasil dan Portugal Masih Tertahan
- Viral “Handuk Putih Anak dan Ibu” Bikin Warganet Penasaran, Pakar Ingatkan Ancaman Link Palsu
- Deretan Kapolres Sidrap dari Masa ke Masa, Penjaga Kamtibmas di Bumi Nene Mallomo
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
.katasulsel-trending-unique{ background: linear-gradient(135deg, #1e90ff 0%, #ff7f50 100%); padding:20px; margin:30px 0; border-radius:12px; color:#fff; font-family:Arial, sans-serif; } .katasulsel-trending-unique-title{ font-weight:700; font-size:18px; margin-bottom:16px; text-transform:uppercase; text-align:center; letter-spacing:1px; } .katasulsel-trending-unique-item{ display:flex; align-items:center; margin-bottom:12px; transition: transform 0.2s; background: rgba(255,255,255,0.1); padding:8px; border-radius:8px; } .katasulsel-trending-unique-item:hover{ transform: translateX(4px); background: rgba(255,255,255,0.2); } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:80px; height:55px; object-fit:cover; border-radius:6px; margin-right:12px; flex-shrink:0; } .katasulsel-trending-unique-item div{flex:1; min-width:0;} .katasulsel-trending-unique-item a{ color:#fff; font-weight:600; text-decoration:none; } .katasulsel-trending-unique-item a:hover{text-decoration:underline;} .katasulsel-trending-unique-meta{ font-size:11px; color:#eee; margin-top:2px; } @media screen and (max-width:768px){ .katasulsel-trending-unique-item{ flex-direction:row; } .katasulsel-trending-unique-item img{ width:60px; height:40px; margin-right:10px; } .katasulsel-trending-unique-title{font-size:16px;margin-bottom:12px;} }
Ia menegaskan bahwa semua tuduhan tersebut tidak benar dan hanya bertujuan untuk mencemarkan nama baiknya.
“Saya sangat terpukul dengan berita bohong itu. Saya hanya ingin desa saya aman dan damai,” ungkap Exy sedih.
Hingga saat ini, Polres Tabalong masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus penambangan batu bara ilegal di Kecamatan Bintang Ara.
- Klasemen Piala Dunia 2026 Memanas! Jerman Menggila, Argentina Kokoh, Brasil dan Portugal Masih Tertahan
- Viral “Handuk Putih Anak dan Ibu” Bikin Warganet Penasaran, Pakar Ingatkan Ancaman Link Palsu
- Deretan Kapolres Sidrap dari Masa ke Masa, Penjaga Kamtibmas di Bumi Nene Mallomo
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Belum ada informasi resmi mengenai identitas para pelaku yang berhasil diamankan.








Tinggalkan Balasan