Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 8192 • Lihat semua

KONAWE, FAKTA1.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, memperkuat langkah pembenahan lingkungan dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), fasilitas pelayanan publik, pemerintah desa, hingga masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menghadapi penilaian Adipura tahun ini.

Bupati Konawe, Yusran Akbar, S.T., menegaskan bahwa persoalan kebersihan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Diperlukan keterlibatan seluruh pihak agar pengelolaan sampah dan pemeliharaan lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Yusran saat memimpin Rapat Koordinasi Penilaian dan Ekspose Adipura Kabupaten Konawe bersama Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Dr. Azri, di Aula Bappeda Konawe, Senin (26/10/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Konawe, Ferdinand Sapan.

Menurut Yusran, kebersihan lingkungan harus ditempatkan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar upaya memenuhi indikator penilaian penghargaan Adipura. Lingkungan yang terawat akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mencerminkan wajah daerah di mata para pengunjung.

“Kalau lingkungan kita bersih, masyarakat yang datang dari luar daerah juga akan merasa nyaman berada di Bumi Konawe. Karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah atau DLH,” tegasnya.

Ia meminta seluruh OPD, puskesmas, sekolah, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Kegiatan tersebut, kata dia, harus dilaksanakan secara konsisten dan tidak hanya dilakukan menjelang penilaian Adipura.

“Jangan tunggu jadwal penilaian Adipura, tetapi jadikan kebersihan sebagai budaya kerja sehari-hari,” ujarnya.

Selain mendorong keterlibatan instansi pemerintah, Yusran juga mengingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Menurutnya, penyediaan sarana kebersihan perlu dibarengi dengan perubahan perilaku sehingga kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

“Seluruh pihak harus bergerak bersama. Jangan membuang sampah bukan pada tempatnya. Kalau kita bekerja bersama menjaga kebersihan, hasilnya juga akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Konawe,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati secara khusus meminta DLH Konawe meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, termasuk optimalisasi TPST Mataiwoi, kesiapan armada pengangkut, tata kelola tempat pemrosesan akhir (TPA), serta pengembangan bank sampah.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan indikator teknis dalam penilaian Adipura, disertai peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan lingkungan, termasuk tenaga penyuluh kebersihan.

“Pastikan seluruh indikator teknis terpenuhi dengan baik dan tingkatkan kemampuan sumber daya manusia, termasuk para penyuluh kebersihan,” kata Yusran.

Ia mengakui, membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Perubahan tersebut membutuhkan proses, keteladanan, serta pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus.

Karena itu, ia menilai kegiatan kerja bakti saja tidak cukup apabila tidak disertai upaya membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Memang tidak mudah mengubah perilaku masyarakat, tetapi harus dimulai dari sekarang. Kita tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih tanpa membangun kesadaran. Yang terpenting, bagaimana kebersihan itu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Yusran berharap koordinasi antarpemangku kepentingan terus diperkuat agar program kebersihan berjalan lebih terarah dan memberikan hasil nyata. Ia optimistis, kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat akan mendukung upaya Kabupaten Konawe mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

“Saya yakin dan percaya, dengan niat yang tulus dan kerja keras secara bersama-sama, Kabupaten Konawe mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian Adipura tahun ini,” tutupnya.

Bupati Yusran Akbar Tegaskan Kebersihan Konawe Tanggung Jawab Bersama

Terima kasih telah membaca artikel ini. Temukan informasi dan berita terbaru lainnya melalui kanal resmi kami.

Ikuti informasi terbaru melalui Saluran WhatsApp .