
SIDRAP, FAKTA1.COM — Nasib pilu menimpa Asma Azis (23), warga Lingkungan Callaccu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Di usianya yang masih muda, ia harus menelan pil pahit setelah menjadi korban dugaan penipuan bermodus hipnotis. Perhiasan emas yang dikumpulkannya raib dalam sekejap, meninggalkan trauma mendalam di rumahnya sendiri.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Siang bolong di kediamannya yang terletak di Jalan Poros Pare-Rappang, seorang tak dikenal bertamu. Tanpa disadari, Asma seperti terjerat dalam pengaruh hipnotis hingga tak berdaya.
Dalam kondisi hilang kesadaran penuh, ia menyerahkan barang-barang berharganya begitu saja kepada pelaku.
- Gerbong Kepemimpinan Baru Unusia Bergerak, Dosen Sosiologi Isi Sejumlah Posisi Strategis
- Sambut HUT TNI ke-81, Koramil 03/Maritengngae Bersama Santri Tanam Pohon di Allakuang
- Tak Sekadar Soal Followers, Ini “Raja Uang” TikTok Indonesia 2026: Willie Salim di Panggung Atas, Para Sultan Live Shopping Mengintai
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
”Korban menyerahkan perhiasan miliknya dalam keadaan tidak sadar. Barang yang hilang meliputi tiga buah cincin emas dan satu buah gelang emas,” bunyi keterangan dalam laporan kepolisian.
Dengan sisa ketegaran yang ada, Asma mendatangi Polsek Baranti pada Jumat (11/9/2026) pukul 11.15 WITA untuk mencari keadilan. Laporannya diterima oleh Ka SPK I/A Aiptu Syamsul dengan nomor register STTL/41/IX/2026/Sek Baranti. Kini,
Rasa Cemas Warga dan Kasus yang Masih Menggantung
Kejadian yang menimpa Asma kian menambah luka dan kecemasan warga Kelurahan Benteng. Lingkungan yang seharusnya menjadi tempat aman kini diselimuti rasa takut. Pasalnya, tak jauh dari lokasi kejadian Asma, kasus serupa pernah terjadi pada Juni 2026 lalu.
Kios milik Hj. Intang menjadi korban pencurian yang menguras perhiasan emas dan uang tunai. Meski bukti berupa rekaman CCTV sudah diserahkan ke pihak berwajib, hingga kini perkembangan kasus tersebut masih belum membuahkan hasil.
Meskipun polisi belum memastikan adanya keterkaitan antara dua peristiwa ini, rentetan kejadian tersebut menyisakan kepedihan mendalam bagi para korban.
Warga kini hanya bisa berharap kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus penipuan Asma Azis dan mengurai benang kusut aksi kejahatan yang meresahkan wilayah Baranti.(*)
- Gerbong Kepemimpinan Baru Unusia Bergerak, Dosen Sosiologi Isi Sejumlah Posisi Strategis
- Sambut HUT TNI ke-81, Koramil 03/Maritengngae Bersama Santri Tanam Pohon di Allakuang
- Tak Sekadar Soal Followers, Ini “Raja Uang” TikTok Indonesia 2026: Willie Salim di Panggung Atas, Para Sultan Live Shopping Mengintai
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan