Fery Sirajuddin EDITOR FAKTA1
Redaktur Fakta1.com yang aktif mengawal informasi publik dan laporan faktual dari berbagai daerah.
Artikel: 6824 Lihat semua

SIDRAP, FAKTA1.COM — Sikap politik Partai NasDem yang tegas dan terukur kini bergema hingga ke level daerah. Menanggapi dinamika komunikasi publik saat ini, DPD Partai NasDem Sidrap secara terbuka menyatakan posisinya: Terbuka pada kritik, namun haram pada distorsi.

​Ketua DPD NasDem Sidrap, Samsumarlin, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah alergi terhadap masukan dari pihak mana pun, termasuk media. Namun, ia memberikan catatan tebal bahwa kebebasan berpendapat harus berpijak pada koridor yang benar.

​Pers adalah Mitra, Bukan Alat Framing

Berita Terkini & Referensi

​Bagi NasDem Sidrap, hubungan antara partai politik dan media adalah hubungan simbiosis yang seharusnya menyehatkan demokrasi.

Samsumarlin menekankan bahwa pers memiliki peran vital sebagai kontrol sosial, sementara partai menjadi representatif suara rakyat.

​“Kami sangat menghargai semua profesi, termasuk jurnalistik. Tapi kritik itu harus berbasis data, berimbang, dan tidak dibangun dari framing yang menyesatkan,” tegas Samsumarlin.

​Ia menambahkan bahwa ada batas yang jelas dalam sebuah narasi publik:
​Kritik: Harus berbasis data yang valid.
​Pemberitaan: Wajib mengedepankan asas keberimbangan (cover both sides).

​Narasi: Tidak boleh menggiring opini liar yang jauh dari fakta lapangan.

Berita Terkini & Referensi

​Fokus Utama: Tetap pada Jalur Perubahan
​Di tengah polemik mengenai pola pemberitaan, NasDem

Sidrap memastikan mesin partai tetap bekerja di jalur yang telah digariskan. Dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Sidrap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

​“Kami tetap mendukung program-program pemerintah Kabupaten Sidrap selama itu untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Pesan ini menjadi sinyal kuat bahwa NasDem ingin menunjukkan kedewasaan politik: melawan disinformasi sambil terus bekerja membangun daerah.

​Menjaga Akal Sehat dalam Demokrasi
​Senada dengan instruksi DPW NasDem Sulawesi Selatan, Samsumarlin mengajak masyarakat dan pelaku media untuk kembali ke esensi demokrasi yang sehat.

Baginya, satu-satunya hal yang lebih berbahaya dari kritik pedas adalah persepsi yang dibangun di atas kebohongan.


​“Kami tidak anti kritik. Tapi kami menolak keras jika kritik itu dibungkus dengan narasi yang tidak sesuai fakta. Mari jaga demokrasi kita dengan akurasi, bukan sensasi,” tutupnya.

​Dengan pernyataan ini, NasDem Sidrap mengirimkan pesan jelas kepada publik: mereka siap berdialog secara intelektual, namun akan berdiri paling depan untuk melawan setiap upaya manipulasi informasi yang merugikan akal sehat publik. (*)

Gambar berita Fakta1

Anda membaca fakta1.com network katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.