
Sementara Seorang peserta, Panggil saja AINUN nama singkatnya, gadis muda berjilbab, berbicara penuh semangat di hadapan kamera.
Kami datang membawa harap, pulang membawa cahaya. Insya Allah, Konawe akan bersinar di pentas provinsi. Doakan kami.kata Ainun yang malam ini menggunakan kerudung Hitam.
Lagu religi pelan-pelan mengalun. Layar mulai gelap perlahan.
Ditempat yang sama, masih kata Marjuni menambahkan, STQH 2025 telah usai, namun gema kalam Ilahi akan terus hidup. Di lisan
- Viral Anggota Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa di Kampus UMY, Polisi: Bagian dari Pengamanan Aksi
- Harga Sawit Tak Masuk Akal, Mentan Amran Laporkan Dugaan Permainan ke Presiden
- Sidrap Cup 2026 Memanas di 16 Besar, “Tim Kecil” Resmi Dihapus oleh Ketatnya Persaingan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Diakhir acara, Marjuni menambahkan Syair” Layar hitam. Teks putih muncul perlahan: “Sampai jumpa di STQH tingkat Provinsi. Konawe siap berjuang.”
Sorak dan tepuk tangan kembali menggema. Kamera pun beralih ke barisan peserta muda-mudi dengan wajah haru dan bangga.(Ql)








Tinggalkan Balasan