
Dengan perbaikan ini, harapan petani untuk kembali menanam dan meningkatkan produktivitas pertanian pun terbuka lebar.
ChatGPT bilang:
Perjuangan Petani Desa Ameroro dan Humboto Berbuah Hasil, Aliran Irigasi Kembali Lancar
Konawe – Upaya panjang para petani di Desa Ameroro dan Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui berbagai keluhan dan aspirasi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari turun langsung ke lapangan untuk meninjau perbaikan bangunan ukur ambang lebar yang sempat menjadi sumber masalah utama irigasi pertanian.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Jumat, 11 April 2025, meski di tengah guyuran hujan deras. Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., MM, didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Konawe dan tim teknis BWS, hadir langsung untuk memastikan progres perbaikan berjalan sesuai harapan.
- Dugaan Proyek CCTV Rp300 Miliar di MBG Disorot, Sony Sonjaya Ungkap Temuan ke Kejagung
- Libur Sekolah Jadi Momen “Pit Stop” MBG, BGN Hentikan Distribusi dan Siapkan Evaluasi Nasional
- Warga Dairi Tagih Janji Politik, Jalan Provinsi Rusak 7 Tahun Jadi Simbol Kekecewaan
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP)
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Konawe mengapresiasi respons cepat dari pihak BWS Sulawesi IV. Ia menjelaskan bahwa ketinggian palang pada bangunan ukur yang semula 75 cm, kini diturunkan menjadi 50 cm untuk memungkinkan aliran air mengaliri kembali area persawahan.
“Ini adalah bentuk perjuangan petani yang kami fasilitasi. Dengan penurunan ketinggian palang, aliran air kini sudah menjangkau sawah mereka. Ini menjadi titik terang setelah sekian lama mereka kesulitan,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.








Tinggalkan Balasan