
FAKTA1.COM, GRESIK – Beberapa karyawan PT Petrokimia Gresik menceritakan kepada media ini perihal nasib pekerja outsourcing di PT Petrokimia Gresik selama dua tahun terakhir ini.
“Sangat miris, meski jumlah kami mayoritas, namun hak hak kami tidak diperdulikan oleh perusahaan,” keluh beberapa karyawan outsourcing salahsatu gudang di PT Petrokimia Gresik itu.
Mereka melanjutkan, para pekerja outsourcing di PT Petrokimia Gresik sudah banyak melakukan perundingan mengenai tidak dapatnya BPJS ketenagakerjaan serta minimnya upah.
- UAS dan Ribuan Jemaah Doakan Hujan untuk Sidrap, Syaharuddin: Petani Sangat Membutuhkan
- Perkuat Transformasi Digital Lembaga Pendidikan, Dosen Unusia Dampingi Tata Kelola Website dan Keuangan Yayasan Assalam Terpadu Tenjo
- Senyum Ceria, Gigi Sehat! Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa SD di Sidrap Cegah Gigi Berlubang
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
“Kalau ada kecelakaan saat bekerja, siapa yang bertanggung jawab, bahkan PT Petrokimia Gresik sendiri tidak mau tau,” ungkapnya.
“Orang lapangan pegawai Petrokimia sebenarnya sudah tau akan hal ini, tapi mereka tidak mau tau,” tambah mereka, Kamis (23/5/2024).
Misalnya juga terkait besaran
“Uang satu juta tidak cukup untuk kebutuhan anak istri dalam satu bulan, apalagi ada yang punya cicilan di bank,” jelasnya.
Melalui media ini, mereka meminta kepada segenap pimpinan atau pun yang berwewenang di PT Petrokimia Gresik agar memperhatikan nasib pekerja outsourcing di perusahaan penghasil pupuk tersebut.
“Mohon diperhatikan nasib kami bapak pimpinan, kalau tidak percaya sidak saja, biar tau apa yang terjadi dilapangan sebenarnya,” pintanya. (Bersambung)
- UAS dan Ribuan Jemaah Doakan Hujan untuk Sidrap, Syaharuddin: Petani Sangat Membutuhkan
- Perkuat Transformasi Digital Lembaga Pendidikan, Dosen Unusia Dampingi Tata Kelola Website dan Keuangan Yayasan Assalam Terpadu Tenjo
- Senyum Ceria, Gigi Sehat! Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa SD di Sidrap Cegah Gigi Berlubang
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan