
FAKTA1.COM, SIDRAP— Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, memimpin rapat membahas penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan banjir di wilayah Kota Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Rapat berlangsung di ruang Sekda, Rabu (5/11/2025).
Rapat dihadiri Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Kepala Pelaksana BPBD Sudarmin, Kadis Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, Kabag Pemerintahan Fandy Anshary, Sekretaris Dinas Biciptapera Ema Amaliah, dan Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat,
Hadir pula Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Daerah BKAD Sunandar Priyoatmojo, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Suardi, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Maritengngae, serta sejumlah pejabat teknis terkait.
Sekda Andi Rahmat Saleh menjelaskan rapat tersebut digelar untuk menyamakan persepsi terkait dukungan sumber daya keuangan daerah dalam penanganan banjir di wilayah Kota Pangkajene.
“Melalui forum ini, kita menyamakan persepsi terkait dukungan sumber daya keuangan yang ada dalam APBD, khususnya penggunaan belanja tidak terduga terhadap kondisi yang terjadi di wilayah kita,” ujarnya.
- DPRD Wajo Turun ke Loket Obat, Antrean Panjang RSUD Lamaddukkelleng Tak Lagi Sekadar Keluhan
- Sidrap Kedatangan ‘Pasukan Intelektual’, 2.364 Mahasiswa Unhas Turun Gunung Selama 45 Hari
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Tersenyum Lebar Usai Argentina Bangkit dari Kubur: “Saya Yakin Albiceleste Belum Habis”
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Ia
Menindaklanjuti kondisi tersebut, pihak kecamatan bersama perangkat teknis telah melakukan survei dan tindakan lapangan, termasuk pembongkaran beberapa deker dan gorong-gorong yang tersumbat. Langkah itu, kata Andi Rahmat, dilakukan melalui pendekatan persuasif kepada warga yang terdampak.
Ia juga menyinggung potensi penggunaan anggaran BTT untuk mendukung perbaikan sarana drainase dan fasilitas umum terdampak. “BTT tidak hanya digunakan untuk situasi bencana darurat, tapi juga kondisi mendesak yang perlu segera ditangani,” jelasnya.
Melalui rapat tersebut, para peserta sepakat untuk menyiapkan mekanisme teknis dan laporan kejadian sebagai dasar penggunaan anggaran BTT, agar penanganan banjir di wilayah Kota Pangkajene dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.(*)
- DPRD Wajo Turun ke Loket Obat, Antrean Panjang RSUD Lamaddukkelleng Tak Lagi Sekadar Keluhan
- Sidrap Kedatangan ‘Pasukan Intelektual’, 2.364 Mahasiswa Unhas Turun Gunung Selama 45 Hari
- Bupati Soppeng Suwardi Haseng Tersenyum Lebar Usai Argentina Bangkit dari Kubur: “Saya Yakin Albiceleste Belum Habis”
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel








Tinggalkan Balasan